Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 yang dilaksanakan pada Sabtu (17/5) di Hotel Kubah 9, Kendari. Ratusan peserta dari berbagai formasi mengikuti ujian berbasis komputer (Computer Assisted Test/CAT) dalam suasana yang tertib, aman, dan terpantau ketat oleh tim pengawas daerah.
Pelaksanaan tes ini merupakan kelanjutan dari proses rekrutmen ASN PPPK yang menjadi prioritas pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat layanan publik, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis lainnya. Para peserta yang mengikuti sesi ini sebelumnya telah dinyatakan lolos dalam tahap seleksi administrasi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, Deddy Fan Alva Slamet, ST, MM, memastikan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung lancar dan sesuai prosedur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat bersyukur pelaksanaan sesi ini berjalan lancar. Semua peserta hadir tepat waktu dan mengikuti instruksi dengan tertib. Tim kami juga terus memantau dan memastikan semua perangkat ujian berfungsi dengan baik,” ujar Deddy saat ditemui di lokasi ujian.
Menurutnya, tidak ditemukan gangguan teknis yang berarti selama tes berlangsung. Peserta terlihat antusias dan siap menghadapi ujian, sebagai langkah awal dalam mengabdikan diri kepada negara melalui jalur ASN kontrak.
“Panitia seleksi daerah telah bekerja maksimal, mulai dari pengaturan jadwal, pemeriksaan identitas peserta, hingga pemantauan teknis di dalam ruang ujian. Kami ingin menjaga kepercayaan publik bahwa proses ini benar-benar bersih dan akuntabel,” tambahnya.
Pemerintah juga menerapkan protokol keamanan dan ketertiban secara ketat. Para peserta diwajibkan hadir satu jam sebelum ujian dimulai. Mereka menjalani serangkaian pemeriksaan mulai dari identitas hingga larangan membawa barang-barang pribadi ke dalam ruang ujian, kecuali yang telah ditentukan oleh panitia.
Ujian berbasis CAT ini dilakukan untuk menjamin akurasi dan objektivitas dalam penilaian. Setiap peserta mengerjakan soal di komputer masing-masing dengan sistem waktu yang sudah ditetapkan, serta pengawasan langsung dari tim teknis dan pengawas independen.
“Ujian ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi. Kami ingin memastikan bahwa tenaga ASN yang diterima nantinya benar-benar memiliki kapasitas dan integritas,” terang Deddy.
Pihak BKPSDM juga menyebutkan bahwa hasil seleksi dijadwalkan akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan situs BKPSDM Kabupaten Bombana.
Pemerintah Kabupaten Bombana berharap hasil seleksi ini melahirkan aparatur-aparatur baru yang berkompeten, berdedikasi, dan siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mengisi kekosongan jabatan ASN dengan pendekatan berbasis kompetensi.
Selain itu, pelaksanaan seleksi di luar wilayah Bombana, yakni di Kendari, dipilih demi menunjang kelancaran teknis serta ketersediaan fasilitas penunjang ujian yang lebih representatif. Hal ini menjadi salah satu upaya panitia dalam menjaga kualitas pelaksanaan seleksi secara menyeluruh.
Tes PPPK tahap 2 ini turut menjadi bagian dari strategi daerah dalam menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor vital. Pemkab Bombana juga terus mendorong peningkatan kapasitas SDM lokal agar mampu bersaing dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Deddy menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat mengikuti proses ini secara jujur dan percaya diri.
“Seleksi ini bukan semata-mata soal lolos atau tidak, tetapi lebih dari itu, ini adalah proses pembelajaran dan pembuktian diri. Bagi yang lulus, mari kita sambut amanah ini dengan niat mengabdi, bukan sekadar bekerja,” tutupnya.
Dengan pelaksanaan tes yang berjalan lancar dan akuntabel, seleksi PPPK tahap 2 di Kabupaten Bombana menjadi cerminan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berdaya saing. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga tuntas demi menjamin hasil yang objektif dan berkualitas.















