Bombana ,Rakyatnews.id – Bupati Bombana, Burhanuddin, memimpin langsung pengambilan sumpah/janji 71 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Fatmawati Kasim Marewa, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pengambilan sumpah/janji PNS merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Burhanudin mengungkapkan bahwa setiap CPNS yang diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah/janji sebagai bentuk komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
“Dengan telah diambilnya sumpah/janji, maka saudara-saudari terikat pada tugas, kewajiban, dan larangan sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjut nya
Lebih lanjutan orang nomor satu di wonua Bomvamban tersebut mengungkapkan bahwa pengambilan sumpah CPNS merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021.
Bupati juga menekankan pentingnya loyalitas kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta ketaatan kepada pemerintah. Ia mengingatkan agar seluruh ASN menjaga integritas, bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, keberhasilan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sangat bergantung pada kualitas birokrasi sebagai pelaksana kebijakan publik. Oleh karena itu, ASN dituntut profesional, produktif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain pengambilan sumpah 71 PNS, pada kesempatan tersebut juga diserahkan SK CPNS kepada 6 orang formasi Sekolah Tinggi Transportasi Darat.
Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS dan CPNS yang telah menerima SK dan resmi diambil sumpahnya, seraya berpesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jadilah abdi negara dan abdi masyarakat yang melayani dengan tulus, bukan untuk dilayani,” tutupnya.
Penulis : Fd
Editor Redaksi Rakyatnews.id















