Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana angin kencang dan hujan lebat yang melanda wilayah Kecamatan Kabaena Barat, dengan menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan ini berlangsung pada Rabu, 9 April 2025.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, jajaran Forkopimda, serta perangkat daerah terkait. Mereka turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan bantuan diterima tepat sasaran.
Kunjungan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat saat menghadapi situasi sulit. Bupati Burhanuddin menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran bukan sekadar membawa bantuan material, tetapi juga bentuk dukungan moral dan semangat bagi para korban bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami datang tidak hanya membawa bantuan, tapi juga membawa semangat dan harapan. Pemerintah Kabupaten Bombana akan selalu hadir bersama masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” ujar Bupati Burhanuddin di hadapan warga yang berkumpul di Desa Baliara Selatan.
Bencana angin kencang yang terjadi pada Maret lalu menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan, meskipun dalam kategori ringan hingga sedang. Untuk meringankan beban para korban, Pemkab Bombana menyerahkan bantuan uang tunai sebesar tiga juta rupiah kepada setiap keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang.
Tak hanya itu, bantuan senilai 20 juta rupiah juga diserahkan langsung oleh Bupati Burhanuddin untuk membantu perbaikan rumah ibadah di Desa Baliara Selatan. Bantuan ini diharapkan bisa segera digunakan untuk mendukung kegiatan keagamaan masyarakat setempat.
Warga yang menerima bantuan menyambut baik kunjungan dan perhatian dari pemerintah daerah. Banyak dari mereka menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pimpinan daerah yang turun langsung ke lapangan.
“Saya sangat terharu karena Pak Bupati datang langsung ke desa kami. Ini menunjukkan bahwa kami tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ujar salah seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana.
Selain menyalurkan bantuan, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga terus melakukan pendataan serta pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang rawan bencana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan dan perlindungan masyarakat terhadap kemungkinan bencana susulan akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Bupati Burhanuddin juga mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, serta segera melapor kepada aparat desa maupun petugas BPBD jika terjadi kondisi yang membahayakan.
“Kita harus tetap siaga. Pemerintah akan terus bersama masyarakat dalam menghadapi setiap tantangan, khususnya bencana alam. Kami tidak ingin ada warga yang terabaikan atau tertinggal dalam proses pemulihan ini,” kata Bupati.
Kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bagian dari komitmen Pemkab Bombana dalam memastikan pembangunan dan pelayanan publik berjalan inklusif, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau seperti Kabaena Barat.
Penanganan pasca-bencana di Bombana tidak hanya menitikberatkan pada aspek tanggap darurat, tetapi juga berfokus pada rehabilitasi dan pemulihan. Dukungan psikologis dan sosial kepada warga terdampak menjadi perhatian yang tak terpisahkan dari pendekatan kemanusiaan yang dijalankan oleh pemerintah daerah.
Dengan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan, diharapkan proses pemulihan pasca-bencana di Kabaena Barat dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Langkah responsif yang dilakukan Pemkab Bombana ini dinilai menjadi contoh pendekatan pemerintahan yang humanis dan berpihak kepada rakyat, khususnya mereka yang terdampak langsung oleh bencana.















