Kendari, rakyatnews.id – Hj. Fatmawati Kasim Marewa Burhanuddin, S.Sos resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana periode 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu (12/3/2025), dan dilakukan langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari.
Pelantikan ini menjadi bagian dari agenda besar Dekranasda Sultra, di mana sebanyak 17 Ketua Dekranasda kabupaten/kota di wilayah tersebut turut dilantik secara serentak. Momentum ini diharapkan mampu menjadi langkah awal penguatan peran strategis Dekranasda dalam membina dan memajukan industri kerajinan daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari, menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan para ketua baru. Ia menekankan pentingnya langkah nyata dalam mendukung para pengrajin, bukan sekadar kegiatan seremonial belaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap para Ketua Dekranasda kabupaten dan kota bisa menghadirkan program inovatif yang mampu mengangkat potensi kerajinan di daerah masing-masing. Jangan hanya berhenti pada acara seremonial, tapi harus benar-benar berdampak untuk para perajin dan perekonomian lokal,” ujar Ny. Arinta dalam sambutannya.
Hj. Fatmawati Kasim Marewa Burhanuddin menyambut amanah barunya dengan penuh antusias. Ia berkomitmen akan membawa semangat baru dalam tubuh Dekranasda Bombana serta menggerakkan seluruh potensi kerajinan lokal agar lebih berdaya saing dan dikenal luas.
“Saya siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Dekranasda Bombana akan berupaya mendorong produk kerajinan lokal agar lebih inovatif, memiliki daya saing tinggi, dan mampu menjadi kebanggaan daerah. Kita akan menggali potensi yang ada dan mengangkat produk unggulan Bombana ke tingkat yang lebih luas,” ujar Fatmawati tegas.
Ia juga mengajak seluruh pengrajin dan pelaku UMKM di Bombana untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan kualitas produk agar bisa bersaing di pasar regional maupun nasional. Menurutnya, sektor kerajinan adalah salah satu fondasi ekonomi kreatif yang perlu digarap secara serius dan berkelanjutan.
“Pengrajin di Bombana punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita bersinergi, menciptakan ruang yang mendukung dan memastikan produk-produk kita punya identitas kuat serta kualitas yang mumpuni,” tambahnya.
Lebih jauh, Fatmawati juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat peran Dekranasda. Ia menyatakan akan menggandeng dinas terkait, komunitas kreatif, dan lembaga keuangan untuk menciptakan ekosistem kerajinan yang sehat dan produktif.
Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh Ketua Dekranasda yang baru saja dilantik. Momen ini menjadi simbol semangat baru dalam membangun gerakan ekonomi kreatif yang berakar dari budaya lokal namun memiliki visi global.
Dengan kepemimpinan yang baru dan semangat yang diperbarui, Dekranasda Bombana diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan pengrajin, sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bombana.















