Makassar, rakyatnews.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 1431/Bombana menerima penghargaan dari Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, atas keberhasilannya mensertifikatkan lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendukung gelar satuan jajaran TNI AD di wilayah Sulawesi Tenggara. Penghargaan itu diberikan dalam Rapat Pimpinan Kodam XIV/Hasanuddin tahun 2025 yang digelar di Balai Pertemuan Hasanuddin, Makodam, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa, 25 Februari 2025.
Prestasi Kodim 1431/Bombana yang dipimpin Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., dinilai luar biasa karena berhasil memperoleh hibah lahan seluas 3,7 hektare dari pemerintah desa di dua kecamatan strategis—Kabaena Timur dan Poleang Timur. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan dan pengembangan Pos Koramil guna memperkuat kehadiran TNI AD di wilayah kepulauan dan pesisir Bombana.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, terutama Babinsa, Danramil, staf logistik, pemerintah desa, Pemda Bombana, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bombana. Kerja keras dan koordinasi yang terus-menerus telah membawa hasil nyata,” ujar Dandim Letkol Inf Andi Irfandi di sela-sela kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kodim 1431/Bombana, melalui peran aktif staf logistik, juga dinilai sebagai satuan dengan capaian pensertifikatan lahan terbesar di antara satuan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin lainnya. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung rencana strategis (Renstra) Kodam XIV/Hasanuddin dan memperkuat kajian gelar satuan yang telah disusun sejak Kodim 1431/Bombana masih dalam proses pembentukan.
Lebih jauh, Dandim menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya simbol pencapaian administratif, melainkan bentuk nyata komitmen satuan dalam mewujudkan sistem pertahanan yang terintegrasi dan berbasis wilayah. Ia menekankan pentingnya pengabdian tulus prajurit dalam setiap tugas yang dijalankan.
“Teruslah berbuat yang terbaik, dengan tulus dan ikhlas, karena kita adalah perintis yang akan mewariskan hal baik kepada para penerus kita di masa depan,” pesannya kepada seluruh jajaran Kodim.
Menurut data Kodim 1431/Bombana, bidang tanah hibah yang berhasil disertifikatkan tersebar di sejumlah titik strategis di Pulau Kabaena dan wilayah Poleang. Proses hibah dilakukan melalui pendekatan persuasif antara Babinsa dan aparat pemerintah desa, lalu dilanjutkan dengan tahapan administratif bersama Pemda dan BPN Bombana hingga sertifikat resmi diterbitkan.
Langkah Kodim 1431/Bombana ini dinilai strategis karena memberikan landasan hukum atas lahan yang akan digunakan untuk gelar satuan baru di kawasan yang tergolong rawan secara geografis dan sosial. Dengan adanya sertifikat resmi, pembangunan infrastruktur TNI AD seperti Pos Koramil dapat dipercepat dan dilaksanakan dengan lebih efisien.
Penghargaan dari Pangdam Hasanuddin juga menjadi motivasi tambahan bagi Kodim Bombana untuk terus memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. Selain menjadi contoh bagi satuan lain, capaian ini juga menunjukkan bahwa pendekatan humanis dalam pengabdian bisa menghasilkan terobosan nyata yang berdampak luas bagi keamanan dan pembangunan wilayah.
Rapat Pimpinan Kodam XIV/Hasanuddin yang berlangsung sehari penuh itu turut dihadiri seluruh Dandim, pejabat utama Kodam, serta perwakilan satuan di wilayah kerja Kodam XIV/Hasanuddin. Dalam rapat tersebut, masing-masing satuan memaparkan kinerja dan proyeksi strategis tahun 2025, sekaligus merumuskan langkah konkret mendukung stabilitas dan pertahanan negara di kawasan timur Indonesia.
Prestasi Kodim 1431/Bombana mendapat perhatian khusus karena tidak hanya menyelesaikan tugas internal, namun juga mengangkat marwah TNI sebagai mitra pembangunan di daerah. Keberhasilan dalam mensertifikatkan lahan hibah menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menciptakan capaian yang konstruktif dan berkelanjutan.















