Bombana, rakyatnews.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana menggelar rapat internal yang bertujuan memperkuat koordinasi dan pemahaman tugas pokok serta fungsi (tupoksi) seluruh aparatur. Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM ini berlangsung pada Senin, 26 Mei 2025 di ruang kerjanya, dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru bergabung.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi serta membangun komunikasi yang sehat antarpegawai, terutama menyusul bergabungnya sejumlah PPPK dari luar instansi Kesbangpol. Dalam arahannya, Sekretaris Budiman menegaskan bahwa sinergi antarpersonel merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan program lembaga.
“Kehadiran PPPK adalah bagian dari proses penguatan kelembagaan. Maka kita semua harus menyatukan pemahaman dan persepsi, agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan harmonis,” ujar Budiman di hadapan peserta rapat. Ia juga mengingatkan soal pentingnya disiplin dalam bekerja. “Apabila ada pegawai yang tidak masuk kantor, cukup sampaikan di grup, supaya diketahui bersama. Ini bagian dari etika kerja dan keterbukaan,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat tersebut juga menjadi ruang dialog terbuka antarpegawai. Masing-masing diberi kesempatan menyampaikan pandangan, masukan, maupun pertanyaan terkait tupoksi dan alur koordinasi di lingkungan kerja. Suasana diskusi berlangsung konstruktif, menunjukkan semangat kolaborasi untuk saling memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.
Lebih lanjut, Budiman menilai bahwa pemahaman bersama mengenai peran strategis Kesbangpol sangat penting, terutama dalam mendukung agenda pemerintah daerah dalam bidang kesatuan bangsa dan politik. “Peran kita tidak hanya administratif, tetapi juga strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan politik daerah. Jadi, penting bagi kita untuk berjalan dalam irama yang sama,” ucapnya.
Dengan adanya forum ini, diharapkan para pegawai, baik ASN lama maupun PPPK yang baru, memiliki pemahaman yang lebih utuh tentang struktur kerja dan tata koordinasi di Kesbangpol. Hal ini penting demi terciptanya efisiensi kerja serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kami harap ke depan, tidak ada lagi miskomunikasi atau tumpang tindih peran. Semua harus tahu apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Inilah mengapa pertemuan seperti ini penting dilakukan secara berkala,” kata Budiman menutup arahannya.
Para peserta rapat menyambut baik inisiatif tersebut. Banyak di antara mereka yang merasa terbantu dengan penjelasan langsung dari pimpinan, terutama pegawai baru yang sebelumnya belum mengenal secara rinci struktur dan mekanisme kerja di Badan Kesbangpol.
Sebagian pegawai juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa bisa terus diadakan untuk memperkuat komunikasi dan rasa kebersamaan antarpegawai. “Pertemuan ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham peran kami dan bagaimana seharusnya kami berkoordinasi,” ungkap salah satu PPPK yang baru bergabung.
Di akhir rapat, Budiman menekankan bahwa organisasi hanya akan kuat jika semua unsur di dalamnya bekerja selaras dan saling mendukung. Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus membuka ruang dialog dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, transparan, dan produktif.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kesbangpol Bombana untuk memperkuat pondasi internal, sebagai modal penting dalam menghadapi tantangan tugas-tugas strategis ke depan yang menuntut kekompakan dan efisiensi tinggi.















