KENDARI,Rakyatnews id – Dalam upaya mempercepat pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menggelar Workshop Penyusunan Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) Bantuan Benih Padi CSR Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 7–8 April 2026 di salah satu hotel di Kendari.
Workshop tersebut diikuti berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Pertanian serta tim kerja penyuluh dari enam kabupaten, yakni Konawe, Konawe Selatan, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, dan Konawe Utara. Turut hadir pula Kapoksi Penyuluh Pertanian Sultra, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, serta Tim Pendampingan Tanaman Pangan BRMP Sulawesi Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menyamakan persepsi teknis dalam penyusunan CPCL sebagai dasar penyaluran bantuan benih padi CSR. CPCL dinilai menjadi komponen penting guna memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran, sesuai kebutuhan lapangan, serta mendukung optimalisasi pemanfaatan lahan hasil program CSR.
Workshop diawali dengan pembukaan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara. Selanjutnya, peserta menerima materi dari Direktorat Serealia terkait mekanisme pengajuan bantuan benih CSR 2025, serta pemaparan Direktorat Perbenihan mengenai ketersediaan benih.
Selain itu, disampaikan pula evaluasi realisasi konstruksi dan pengolahan lahan program CSR tahun 2025 oleh Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP). Evaluasi tersebut mencakup kondisi terkini di tingkat kelompok tani, brigade pangan, hingga petani penerima manfaat.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop teknis penyusunan CPCL yang melibatkan tim dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Proses ini dilakukan secara intensif melalui diskusi, verifikasi data, serta penyelarasan usulan CPCL agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, diharapkan proses penyaluran bantuan benih padi CSR dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong peningkatan produksi dan ketahanan pangan di daerah.
Penulis : fd
Editor. : Redaksi Rakyatnews.id















