Bombana, rakyatnews.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana terus memperkuat sinergi pelaksanaan program Bangga Kencana di tingkat kecamatan. Salah satu upayanya diwujudkan lewat pembinaan kepada seluruh Kepala UPTD Balai Penyuluh KB se-Kabupaten Bombana yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis, 19 Juni 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPPKB Kabupaten Bombana ini diikuti oleh 22 Kepala UPTD dari seluruh wilayah kecamatan, serta staf teknis DPPKB. Zoom Meeting ini dipimpin langsung oleh Kepala DPPKB Kabupaten Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si.
Dalam arahannya, Abdul Azis menekankan pentingnya menjaga semangat kerja dan komitmen dalam pelaksanaan program Bangga Kencana meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Ia mengingatkan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan program berhenti berjalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan karena efisiensi anggaran, program Bangga Kencana menjadi tidak berjalan. Justru di tengah keterbatasan, kita dituntut untuk lebih kreatif, kolaboratif, dan tetap fokus pada sasaran program,” tegas Abdul Azis.
Zoom Meeting ini juga menjadi ruang diskusi yang membahas sejumlah isu strategis terkait pelaksanaan program di lapangan. Mulai dari pemetaan wilayah binaan, evaluasi pencapaian sasaran pelayanan KB, sistem pelaporan kegiatan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor. Isu-isu tersebut menjadi perhatian khusus dalam pembinaan, agar setiap UPTD mampu menjalankan peran sebagai ujung tombak pelayanan keluarga berencana secara efektif.
Abdul Azis mengapresiasi dedikasi dan kinerja seluruh kepala UPTD yang terus berupaya menjalankan program Bangga Kencana dengan komitmen tinggi di tengah berbagai tantangan teknis dan anggaran. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk tidak patah semangat, dan tetap berorientasi pada capaian pembangunan keluarga yang berkualitas di daerah masing-masing.
“Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman di UPTD. Mari kita terus menjaga kekompakan, karena keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja keras dan kepedulian kita di tingkat bawah,” ujar Abdul Azis.
Pembinaan ini menjadi salah satu strategi DPPKB untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi antar lini pelayanan. Melalui pertemuan virtual ini, diharapkan terbentuk pemahaman bersama tentang pentingnya sinergi dalam mewujudkan pelayanan KB yang humanis, inklusif, dan merata di seluruh kecamatan.
Selain sebagai wadah koordinasi, Zoom Meeting ini juga menjadi media untuk menguatkan kembali orientasi program Bangga Kencana dalam konteks kekinian. Tidak hanya menekankan pada pelayanan alat kontrasepsi, program ini juga mencakup aspek pembangunan keluarga secara holistik: dari edukasi kesehatan reproduksi, ketahanan keluarga, hingga pendampingan remaja dan lansia.
Upaya ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat. Terlebih, tantangan pengendalian penduduk di era digital seperti sekarang menuntut strategi komunikasi yang lebih responsif dan berbasis data.
“Koordinasi dan komunikasi adalah kunci. Kita harus terus berinovasi agar layanan kita makin dekat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambah Abdul Azis di akhir arahannya.
Dengan terselenggaranya pembinaan ini, DPPKB berharap seluruh jajaran UPTD dapat lebih optimal dalam menjangkau masyarakat serta menghadirkan layanan KB dan pembangunan keluarga yang bermutu dan berkelanjutan. Komitmen ini menjadi landasan penting dalam mewujudkan keluarga sehat, mandiri, dan berdaya di seluruh pelosok Kabupaten Bombana.















