DP3A Bombana Dampingi Proses Hukum Siswi Korban Perundungan

- Penulis

Thursday, 19 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana memberikan pendampingan intensif terhadap korban dan pelaku kasus dugaan perundungan yang terjadi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kasipute, Kamis, 5 Juni 2025. Kasus ini melibatkan seorang siswi kelas satu Madrasah Tsanawiyah yang diduga menjadi korban perundungan oleh sejumlah pelajar lain.

Menindaklanjuti laporan tersebut, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Bombana langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama Unit IV PPA Polres Bombana. Pendampingan dilakukan terhadap kedua belah pihak karena baik korban maupun terduga pelaku sama-sama masih di bawah umur, yang berarti masuk dalam kategori Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).

“Kami hadir untuk memastikan proses ini berjalan dengan memperhatikan hak-hak anak. Pendampingan kami lakukan secara menyeluruh, termasuk saat pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kepolisian,” kata Kepala DP3A Bombana, Abdul Rahman, saat dikonfirmasi pada Jumat (20/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Rahman menjelaskan, pendampingan tidak hanya terbatas pada proses hukum. Pihaknya juga telah memfasilitasi korban untuk menjalani visum di rumah sakit sebagai bagian dari dokumentasi medis yang diperlukan dalam penanganan kasus.

“Korban kami dampingi secara psikologis dan medis. Kami juga menghadirkan mediator profesional untuk memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak. Upaya ini dilakukan agar persoalan bisa diselesaikan secara adil dan berkeadilan, tanpa mengabaikan pemulihan psikologis anak-anak yang terlibat,” ujarnya.

Proses hukum masih berlangsung dan saat ini sedang berada pada tahap mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian, DP3A, dan unsur terkait lainnya. DP3A menegaskan akan terus mendampingi hingga proses ini tuntas, baik dalam konteks perlindungan hukum maupun pemulihan kondisi psikologis korban dan pelaku.

“Pendampingan ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga tentang bagaimana memastikan bahwa anak-anak yang terlibat tetap mendapatkan perlakuan yang manusiawi dan sesuai dengan prinsip perlindungan anak. Kami berkomitmen untuk tidak meninggalkan mereka dalam proses yang bisa sangat membingungkan dan menekan secara emosional,” jelas Abdul Rahman.

Ia menambahkan, DP3A Bombana berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya lingkungan sekolah dan keluarga, agar kasus-kasus serupa dapat dicegah sedini mungkin. Edukasi mengenai bahaya perundungan dan pentingnya komunikasi terbuka antar anak, orang tua, dan guru menjadi bagian penting dari strategi pencegahan yang tengah digencarkan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak. DP3A Bombana mengajak semua pihak untuk tidak tinggal diam ketika melihat atau mendengar adanya indikasi kekerasan terhadap anak, baik fisik, verbal, maupun psikologis.

“Anak-anak adalah masa depan daerah ini. Tugas kita bersama untuk melindungi mereka, bukan hanya setelah terjadi kasus, tetapi sejak dini. Lingkungan yang sehat dan ramah anak adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Abdul Rahman.

Pendampingan oleh DP3A Bombana menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan bahwa setiap anak yang terlibat dalam persoalan hukum tetap mendapatkan haknya sebagai individu yang dilindungi oleh undang-undang. Dengan pendekatan humanis dan berpihak pada perlindungan anak, diharapkan penyelesaian kasus ini tidak hanya mengedepankan sanksi, tetapi juga proses pemulihan dan edukasi jangka panjang.

Berita Terkait

Seleksi Sekda Bombana 2026 Berlanjut, Ini Daftar Peserta yang Lolos Tahap Awal
Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran
Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan
Gerakan Literasi Diperkuat, Bupati Bombana Luncurkan Sosialisasi Bunda Literasi
Banjir Rendam Tiga Desa, Polsek Poleang Timur Turun Tangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 16:26 WITA

Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban

Tuesday, 31 March 2026 - 01:05 WITA

Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027

Thursday, 26 March 2026 - 04:19 WITA

Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena

Wednesday, 25 March 2026 - 18:13 WITA

Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran

Wednesday, 25 March 2026 - 14:38 WITA

Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA