Bombana, rakyatnews.id – Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Wispora) Kabupaten Bombana kembali menunjukkan komitmennya terhadap kebersihan lingkungan melalui kerja bakti di Taman Moico, Selasa pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Gerakan Berani Bersih Wonuaku”, yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bombana sebagai upaya kolektif membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman.
Memasuki hari kedua pelaksanaan kerja bakti, puluhan pegawai Wispora turun langsung sejak pukul 07.00 WITA untuk membersihkan area pejalan kaki dan mengangkut sampah yang menumpuk di sekitar taman. Taman Moico yang merupakan salah satu ruang terbuka favorit masyarakat di jantung kota Bombana menjadi titik awal dari rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung di berbagai lokasi strategis lainnya.
“Gerakan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap lingkungan dan bentuk dukungan terhadap program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, saat ditemui di lokasi kerja bakti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata untuk memperindah taman, namun juga sebagai upaya membangun budaya kebersihan yang dimulai dari kesadaran individu hingga kolektif masyarakat.
“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa taman dan ruang publik adalah milik bersama. Melalui Gerakan Berani Bersih Wonuaku, kami berharap masyarakat bisa ikut ambil bagian menjaga kebersihan dan keindahan daerah kita,” tuturnya.
Program “Gerakan Berani Bersih Wonuaku” merupakan bagian dari prioritas Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, yang tertuang dalam 100 hari kerja pemerintahan mereka. Salah satu fokus utamanya adalah mempercepat penataan wajah kota agar menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam berbagai kesempatan, Bupati Bombana telah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat untuk membangun Bombana yang lebih baik. Kebersihan lingkungan disebutnya sebagai indikator utama kualitas hidup dan daya tarik daerah.
Langkah yang ditempuh Wispora ini pun menjadi cerminan komitmen tersebut. Tidak hanya melalui program fisik, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai partisipatif kepada masyarakat.
“Gotong royong harus menjadi identitas kita. Ketika semua elemen masyarakat ikut terlibat, maka menjaga kebersihan bukan lagi beban, melainkan kebanggaan,” tambah Anisa.
Selain Wispora, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain dijadwalkan akan melaksanakan kegiatan serupa dalam beberapa hari ke depan di lokasi berbeda. Pemerintah menargetkan, melalui aksi nyata ini, kebersihan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari warga Bombana.
Program ini sekaligus menjadi ajakan moral kepada masyarakat untuk tidak hanya menjaga kebersihan, namun juga mulai melihat taman dan ruang publik sebagai tempat tumbuhnya nilai sosial, interaksi, dan kebersamaan.
Taman Moico yang kini semakin tertata pun diharapkan menjadi simbol perubahan dan semangat baru dalam membangun kesadaran kolektif warga akan pentingnya merawat lingkungan bersama.
Dengan semangat kolaboratif, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap gerakan ini dapat menular luas, menjadi kebiasaan, bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Karena dari lingkungan yang bersih, lahir masyarakat yang sehat dan bahagia.















