Bombana, reakyatnews.id – Meski berada di tengah masa libur Hari Raya Idul Fitri, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bombana tetap membuka layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Kebijakan ini menindaklanjuti instruksi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI melalui Surat Edaran Nomor 400.8/3995/Dukcapil, yang meminta seluruh Dukcapil di daerah tetap aktif memberikan layanan selama libur Idul Fitri.
Layanan Dukcapil Bombana dilaksanakan pada 28 Maret dan dilanjutkan pada 3 hingga 4 April 2025, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Firdaus, S.Pd., MM., bersama Sekretaris Sitti Ramlah, S.Si., M.Sc., serta tim pelayanan Dukcapil lainnya. Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap dokumen-dokumen penting seperti KTP, Akta Kelahiran, dan berbagai dokumen kependudukan lainnya.
“Kami sangat memahami bahwa kebutuhan dokumen kependudukan tetap berjalan, termasuk di masa libur Lebaran. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan sistem pelayanan yang prima dan membahagiakan,” ujar Firdaus saat ditemui di ruang kerjanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, meskipun sedang dalam suasana libur nasional, pihaknya tetap mengatur sistem piket agar pelayanan berjalan optimal tanpa mengganggu hak libur petugas. Semua layanan yang diberikan selama periode libur ini juga dilaporkan secara berkala ke pemerintah provinsi dan pusat.
“Hasil pelayanan kami kirim maksimal pukul 15.00 WITA ke Provinsi. Kemudian, laporan ke Dirjen Dukcapil disampaikan melalui Pj atau Korwil masing-masing pada pukul 16.00 WITA setiap harinya selama masa pelayanan,” kata Firdaus.
Respons masyarakat terhadap layanan ini pun sangat positif. Banyak warga merasa terbantu karena tetap bisa mengurus dokumen penting tanpa harus menunggu aktivitas perkantoran normal kembali.
Salah seorang warga Kelurahan Lameroro, Ani, menyampaikan apresiasinya. “Saya sangat bersyukur Dukcapil tetap buka saat libur, karena saya perlu Kartu Keluarga baru untuk mengurus administrasi rumah sakit orang tua saya. Alhamdulillah petugasnya sangat ramah dan cepat,” katanya.
Firdaus menambahkan, pelayanan pada masa libur bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap instruksi pusat, tetapi juga bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang responsif dan hadir untuk masyarakat. “Ke depan, kami berharap layanan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan, termasuk di luar jam kerja. Banyak masyarakat yang terkendala datang ke kantor karena bekerja, jadi pelayanan fleksibel akan sangat membantu,” ujarnya.
Dukcapil Bombana ingin menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik yang humanis dan adaptif. Komitmen ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang mendorong setiap instansi untuk memberikan layanan secara inklusif dan merata kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa terhalang oleh waktu dan momen.
Langkah ini juga menjadi representasi bahwa pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang rutinitas administrasi, tetapi juga soal empati dan kehadiran negara dalam kebutuhan mendasar masyarakat, terlebih di momen penting seperti Idul Fitri yang penuh makna kebersamaan dan kepedulian.
Dengan tetap memberikan layanan pada masa libur, Dukcapil Bombana menunjukkan bahwa pelayanan publik yang baik adalah pelayanan yang tidak mengenal jeda, dan selalu berorientasi pada kemudahan masyarakat dalam mengakses hak-hak administratif mereka.















