Bombana, Rakyatnews.id – Tiga atlet muda asal Kabupaten Bombana yang berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik se-Sulawesi Tenggara Tahun 2025 mendapat bonus dan piagam penghargaan dari Bupati Bombana, H. Burhanuddin. Penyerahan bonus dilakukan di Rumah Jabatan Bupati pada Minggu, 16 Juni 2025, sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas pencapaian mereka dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Yusuf, Satya Yuda, dan Aldania menjadi kebanggaan daerah usai tampil gemilang di Kejurda yang digelar pada 13 hingga 15 Juni 2025 di Lapangan Benu-Benua, Kota Kendari. Ketiganya sukses meraih medali perunggu di masing-masing nomor lomba. Yusuf juara ketiga di nomor 1.500 meter, Satya Yuda menempati posisi yang sama di sprint 80 meter, dan Aldania membawa pulang dua medali perunggu di dua nomor lomba yang berbeda, termasuk 800 meter.
“Alhamdulillah, anak-anak kita bisa naik podium di Kejurda Atletik. Bonus ini bukan sekadar hadiah, tapi motivasi agar mereka terus giat berlatih dan bisa berprestasi lebih tinggi,” ujar Bupati Burhanuddin dalam penyerahan bonus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa capaian ini merupakan sinyal positif bagi masa depan atletik Bombana, khususnya dalam pembinaan atlet usia muda. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong pertumbuhan potensi olahraga di daerah, termasuk pembinaan berjenjang untuk atlet pelajar.
“Prestasi ini jadi langkah awal untuk membentuk atlet-atlet andalan Bombana ke depan. Harapannya mereka tidak hanya berprestasi di level provinsi, tapi juga bisa tampil di Porprov hingga Kejurnas, bahkan PON,” tuturnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bombana yang telah bekerja keras mempersiapkan atlet-atlet muda dalam waktu terbatas. Ia menegaskan bahwa dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga di Bombana akan terus dilakukan, baik dari sisi fasilitas, pelatihan, hingga insentif bagi atlet berprestasi.
Ketua PASI Bombana, Andi Muhammad Khaekal Atikurahman, SH., turut mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah, khususnya Bupati Bombana.
“Kami hanya punya waktu kurang dari satu bulan untuk persiapan, dan semua atlet yang kami kirim adalah pemula. Tapi hasilnya luar biasa. Ini jadi bukti bahwa Bombana punya potensi besar di cabang atletik,” kata Khaekal.
Ia menambahkan bahwa Kejurda ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga ruang untuk menjaring bibit-bibit potensial yang akan diproyeksikan ke ajang yang lebih besar. PASI Bombana, menurutnya, tengah menyusun program pembinaan jangka menengah dan panjang, termasuk mengarahkan atlet potensial ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028.
Yusuf, salah satu atlet peraih medali, mengaku bangga dan terharu atas apresiasi yang diterimanya. Ia mengaku pemberian bonus dan piagam dari pemerintah menjadi penyemangat baru baginya untuk terus mengasah kemampuan dan mengincar prestasi yang lebih tinggi.
“Terima kasih kepada Pak Bupati atas bonus dan perhatiannya. Kami merasa dihargai dan semakin semangat untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik untuk Bombana,” ucap Yusuf.
Kejurda Atletik se-Sulawesi Tenggara Tahun 2025 diikuti oleh 257 peserta dari 11 kabupaten/kota. Kabupaten Bombana sendiri mengirim delapan atlet, dengan empat nomor lomba berhasil menyumbangkan medali. Meski dengan persiapan singkat dan minim pengalaman, atlet-atlet muda Bombana mampu menunjukkan kualitas dan semangat kompetisi yang tinggi.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya investasi jangka panjang dalam dunia olahraga, khususnya dalam pembinaan atlet usia dini. Pemerintah daerah bersama PASI Bombana kini semakin serius menyiapkan program pembinaan, seleksi rutin, dan pengembangan kompetensi atlet melalui kejuaraan-kejuaraan di level lokal dan regional.
“Perhatian seperti ini tidak hanya membangun semangat atlet, tapi juga menguatkan komitmen kami sebagai pengurus untuk terus mencetak talenta-talenta baru dari Bombana,” tutup Khaekal.















