Bombana, Rakyatnews.id _ Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bombana menggelar kegiatan penginputan Daftar Usulan RKPDes dan Daftar Usulan Kelurahan Tahun 2026 ke dalam Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor BAPPEDA Bombana dan diikuti oleh perwakilan desa serta kelurahan se-Kabupaten Bombana pada Rabu, 5 Februari 2025.
Kepala BAPPEDA Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan sinkronisasi antara perencanaan pembangunan desa/kelurahan dengan perencanaan pembangunan daerah.
“Sinkronisasi ini penting agar usulan dari desa dan kelurahan dapat terintegrasi dengan baik dalam SIPD, sehingga meningkatkan akurasi data, transparansi, serta akuntabilitas perencanaan pembangunan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendampingan Teknis untuk Maksimalkan Penginputan Usulan
Selama kegiatan, seluruh peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait tata cara penginputan data ke dalam aplikasi SIPD. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada usulan yang terlewat serta seluruh kebutuhan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan dapat terakomodasi dalam dokumen perencanaan 2026.
Para perwakilan desa dan kelurahan tampak antusias mengikuti proses pelatihan. Mereka diberikan kesempatan untuk langsung mengakses sistem dan melakukan simulasi penginputan, sehingga dapat memahami secara praktis prosedur dan standar data yang diperlukan.
Penguatan Kapasitas Perangkat Desa dan Kelurahan
BAPPEDA Bombana menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa dan kelurahan dalam penggunaan sistem digital perencanaan daerah. Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berharap proses pengelolaan usulan pembangunan tidak hanya semakin cepat, tetapi juga lebih akurat dan berbasis data.
“Kami ingin memastikan bahwa semua tahapan perencanaan berbasis data dan selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” tambah Husrifnah Rahim.
Dorong Transparansi dan Efisiensi Melalui SIPD
Implementasi SIPD menjadi fokus utama BAPPEDA dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses perencanaan. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat memonitor usulan pembangunan, menilai prioritas kebutuhan, dan memastikan transparansi dalam penyusunan anggaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana semakin aktif dan terarah dalam menyampaikan usulan pembangunan berbasis data.
Monitoring dan Evaluasi Berkelanjutan
Sebagai tindak lanjut, BAPPEDA Bombana akan melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap proses penginputan usulan ke dalam SIPD. Evaluasi tersebut penting untuk memastikan kesesuaian usulan dengan prioritas pembangunan daerah dan ketercapaiannya dalam program tahun 2026.
Dengan komitmen digitalisasi dan perencanaan berbasis data, BAPPEDA Bombana berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Penilis : Fendi
Editor : Redaksi Rakyatnews.id















