Posyandu Enam Layanan SPM Disosialisasikan Secara Nasional, Bombana Ikut Ambil Bagian

- Penulis

Friday, 13 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id — Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu aktif mengikuti Sosialisasi Implementasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan enam bidang layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang dilaksanakan secara daring oleh Tim Pembina Posyandu Pusat. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana, Kamis (12/6/2025), dan diikuti oleh jajaran pengurus PKK Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos.

Sosialisasi nasional ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait transformasi pelayanan Posyandu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024. Permendagri tersebut mengamanatkan integrasi layanan enam bidang SPM di tingkat desa dan kelurahan melalui Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Nasional, Ny. Tri Tito Karnavian yang hadir sebagai keynote speaker menekankan pentingnya pembentukan dan pembinaan Tim Pembina Posyandu secara berjenjang di semua level pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengurus dan kader Posyandu harus dibina secara intensif. Penyusunan program dan kegiatan Posyandu harus berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar rutinitas,” ujarnya dalam arahannya melalui Zoom Meeting.

Ia juga menggarisbawahi peran penting desa dan kelurahan dalam mendukung pelaksanaan enam bidang layanan SPM di Posyandu, antara lain pelayanan kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi, imunisasi, penanggulangan penyakit menular, pelayanan pendidikan anak usia dini, serta pelayanan perlindungan sosial dasar.

“Pemantauan dan evaluasi berkala harus dilakukan agar layanan yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga,” tambahnya.

Sementara itu, dari unsur pemangku kepentingan daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) disebut memiliki tanggung jawab dalam penataan kelembagaan Posyandu, termasuk mendukung proses registrasi dan penguatan legalitas melalui surat keputusan (SK) kepengurusan. Berdasarkan data terkini, sebanyak 1.599 desa dan kelurahan telah membentuk Tim Pembina Posyandu, sementara 3.074 Posyandu telah memiliki SK resmi kepengurusan.

Kehadiran unsur perencana dan keuangan daerah juga menjadi sorotan dalam kegiatan ini. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) didorong untuk mengintegrasikan program Posyandu ke dalam dokumen perencanaan daerah, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Adapun Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) juga diminta untuk memasukkan kebutuhan operasional dan pengembangan Posyandu ke dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar penguatan Posyandu dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peran strategis Posyandu.

“Kami siap bersinergi dengan OPD terkait untuk memastikan bahwa Posyandu di Bombana berjalan sesuai arah kebijakan nasional dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya seusai mengikuti kegiatan.

Dengan semangat transformasi pelayanan publik yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Tim Pembina Posyandu dan TP-PKK berkomitmen menjadi bagian dari upaya nasional dalam mewujudkan Posyandu yang terintegrasi, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Berita Terkait

Seleksi Sekda Bombana 2026 Berlanjut, Ini Daftar Peserta yang Lolos Tahap Awal
Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran
Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan
Gerakan Literasi Diperkuat, Bupati Bombana Luncurkan Sosialisasi Bunda Literasi
Banjir Rendam Tiga Desa, Polsek Poleang Timur Turun Tangan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 16:26 WITA

Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban

Tuesday, 31 March 2026 - 01:05 WITA

Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027

Thursday, 26 March 2026 - 04:19 WITA

Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena

Wednesday, 25 March 2026 - 18:13 WITA

Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran

Wednesday, 25 March 2026 - 14:38 WITA

Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA