Bombana Matangkan RKPD 2026 Berbasis Agrominapolitan

- Penulis

Friday, 14 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, dengan mengusung tema besar “Peningkatan Ekonomi Berbasis Agrominapolitan Didukung Infrastruktur dan SDM Berkualitas”.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. di Aula Kantor Bappeda Bombana, Jumat, 14 Maret 2025. Acara tersebut dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli Bupati, seluruh kepala OPD, serta jajaran Kasubag Perencanaan OPD dan unsur masyarakat.

Forum ini menjadi langkah awal penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah tahun depan yang diarahkan untuk mendukung implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi agrominapolitan di Bombana sangat besar. Kita punya lahan subur, hasil pertanian yang melimpah, serta perikanan yang terus tumbuh. Maka RKPD ini menjadi ruang strategis untuk memaksimalkan potensi itu agar memberi manfaat luas bagi masyarakat,” kata Bupati Burhanuddin dalam sambutannya.

Bupati menekankan pentingnya menjadikan FKP sebagai wadah terbuka bagi semua pihak untuk menyampaikan masukan dan gagasan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan menjadi indikator komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang transparan dan partisipatif.

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan setiap program dan kegiatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Apalagi kita fokus pada dua hal utama: peningkatan kualitas SDM dan pembangunan infrastruktur,” tegas Burhanuddin.

Ia menjelaskan, pembangunan SDM berkualitas menjadi kunci penggerak sektor agrominapolitan. Dengan tenaga kerja yang terampil dan inovatif, produktivitas di sektor pertanian dan perikanan bisa meningkat secara signifikan.

“Sumber daya manusia kita harus dipersiapkan dengan baik. Mulai dari pelatihan, pendidikan vokasi, hingga transfer teknologi. Ini yang akan menopang produktivitas kita di masa depan,” ucapnya.

Selain SDM, infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat konektivitas antarwilayah dengan membangun dan merehabilitasi jalan tani, jaringan irigasi, serta fasilitas pendukung sektor agribisnis dan perikanan.

“Infrastruktur yang memadai akan membuka akses pasar lebih luas bagi petani dan nelayan. Kita ingin produk unggulan Bombana bisa bersaing dan mudah terdistribusi,” ungkap Burhanuddin.

FKP ini tidak hanya menjadi ruang diskusi teknis, tetapi juga forum untuk membangun kesepahaman lintas sektor demi menyatukan visi dalam membangun Bombana yang berdaya saing.

“Saya mengajak semua pihak untuk aktif berkontribusi. Sampaikan gagasan, kritik, maupun aspirasi yang membangun. Kita butuh kolaborasi, bukan hanya rencana yang baik, tapi juga dukungan penuh dalam pelaksanaannya nanti,” kata Burhanuddin dengan semangat.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap melalui forum ini dapat terbangun sinergi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, guna memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

Forum ini juga menandai dimulainya proses penyusunan dokumen RKPD 2026 yang akan dijadikan dasar dalam menyusun arah pembangunan tahun depan.

Di akhir kegiatan, para peserta diberikan ruang dialog interaktif, di mana sejumlah perwakilan OPD, tokoh masyarakat, dan akademisi menyampaikan berbagai masukan terkait prioritas pembangunan, termasuk perlunya percepatan program hilirisasi hasil pertanian dan penguatan kelembagaan petani lokal.

Dengan semangat kolaboratif, FKP RKPD 2026 menjadi tonggak perencanaan yang inklusif dan menjanjikan arah pembangunan Bombana yang lebih adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Berita Terkait

Seleksi Sekda Bombana 2026 Berlanjut, Ini Daftar Peserta yang Lolos Tahap Awal
Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran
Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan
Gerakan Literasi Diperkuat, Bupati Bombana Luncurkan Sosialisasi Bunda Literasi
Banjir Rendam Tiga Desa, Polsek Poleang Timur Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 16:26 WITA

Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban

Tuesday, 31 March 2026 - 01:05 WITA

Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027

Thursday, 26 March 2026 - 04:19 WITA

Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena

Wednesday, 25 March 2026 - 18:13 WITA

Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran

Wednesday, 25 March 2026 - 14:38 WITA

Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA