Koperasi Merah Putih Jadi Strategi Perkuat Ekonomi Desa

- Penulis

Monday, 26 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa. Hal ini ditandai dengan kehadiran langsung Bupati Bombana H. Burhanuddin dalam kegiatan “Peluncuran dan Dialog Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih” yang digelar di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Minggu (25/5/2025).

Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, mulai dari Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Wakil Gubernur, Sekda Provinsi, hingga para Bupati dan Wali Kota se-Sultra. Turut hadir pula para kepala desa/lurah, tenaga pendamping profesional, penyuluh, notaris, serta perangkat daerah yang menangani koperasi dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan bahwa koperasi Merah Putih adalah alat strategis untuk membangun kemandirian ekonomi di tingkat desa. Ia menilai, dengan adanya koperasi yang kuat di desa, tak ada lagi alasan bagi masyarakat desa untuk berpindah ke kota demi mencari penghidupan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Koperasi ini bukan sekadar lembaga usaha, tapi solusi konkret untuk memperkuat ekonomi desa. Kalau koperasi desa berhasil kita bentuk di 2.285 desa hingga Juli 2025, maka setiap desa akan mendapatkan hadiah satu unit motor. Ini bukan dana APBD, tetapi dari kekuatan pribadi saya,” ujar Andi.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan gagasan Presiden Republik Indonesia yang dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan melibatkan 18 kementerian serta lembaga negara. Dalam sambutannya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Yandri Susanto yang hadir sebagai Wakil Ketua 2 Satuan Tugas Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menegaskan bahwa koperasi ini bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga misi besar pengentasan kemiskinan.

“Presiden ingin memastikan tak ada lagi warga desa yang hidup dalam kemiskinan. Koperasi Merah Putih ini adalah mandat langsung dari Presiden, bukan sekadar program kementerian. Kami semua diminta untuk memastikan pelaksanaannya merata di seluruh desa,” kata Yandri.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas kesiapan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengakselerasi program ini. Menurutnya, antusiasme dan kesiapan yang diperlihatkan daerah menjadi sinyal positif bagi keberhasilan program secara nasional.

“Saya optimistis dengan semangat gotong royong, kolaborasi lintas sektor, dan dorongan dari pemerintah daerah, koperasi ini akan tumbuh menjadi tulang punggung ekonomi desa. Harapan Presiden Prabowo, Indonesia pada 2045 harus menjadi negara maju dan rakyatnya sejahtera. Maka desa harus kuat, dan koperasi adalah kendaraan strategis menuju ke sana,” tegas Menteri Yandri.

Sementara itu, Bupati Bombana H. Burhanuddin menilai program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi masyarakat desa berbasis kelembagaan. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program ini dan siap mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk menyukseskan pembentukan koperasi Merah Putih di wilayah Bombana.

“Semangat membangun desa dari desa harus terus kita hidupkan. Ini bukan hanya soal lembaga ekonomi, tetapi tentang menata masa depan desa agar lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Bupati Burhanuddin dalam pernyataannya usai kegiatan.

Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan proses musyawarah desa/kelurahan khusus pembentukan koperasi Merah Putih dapat segera dilakukan secara masif, cepat, dan inklusif. Seluruh unsur pemerintahan desa hingga masyarakat diharapkan terlibat aktif demi terciptanya koperasi yang benar-benar menjadi milik bersama.

Peluncuran ini menjadi tonggak awal langkah besar menuju pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan. Diharapkan, dengan keberadaan koperasi yang sehat dan kuat di setiap desa, masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan secara merata, tanpa perlu hijrah ke kota demi mencari penghidupan yang layak.

Berita Terkait

Seleksi Sekda Bombana 2026 Berlanjut, Ini Daftar Peserta yang Lolos Tahap Awal
Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran
Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan
Gerakan Literasi Diperkuat, Bupati Bombana Luncurkan Sosialisasi Bunda Literasi
Banjir Rendam Tiga Desa, Polsek Poleang Timur Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 16:26 WITA

Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban

Tuesday, 31 March 2026 - 01:05 WITA

Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027

Thursday, 26 March 2026 - 04:19 WITA

Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena

Wednesday, 25 March 2026 - 18:13 WITA

Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran

Wednesday, 25 March 2026 - 14:38 WITA

Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA