Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan. Hal ini tercermin dari kehadiran Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Bombana, dr. H. Sunandar, M.M.Kes., dalam kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (WASEV) program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang dilaksanakan oleh Kodim 1431/Bombana di Kecamatan Matausu, Kamis, 15 Mei 2025.
TMMD ke-124 merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dalam rangka mempercepat pembangunan di desa-desa. Kegiatan WASEV ini bertujuan untuk memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai dengan target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pj. Sekda Bombana bersama jajaran Kodim 1431/Bombana meninjau langsung sejumlah lokasi kegiatan fisik, seperti pembukaan dan perintisan jalan desa, rehabilitasi jembatan, serta pembangunan sarana publik lainnya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi refleksi bersama terhadap capaian dan tantangan yang dihadapi di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Evaluasi ini penting untuk mengetahui apa yang telah tercapai, kendala yang dihadapi, dan tentu saja menjadi dasar untuk perbaikan ke depan,” ujar dr. H. Sunandar di sela-sela kunjungannya.
Ia menambahkan bahwa program TMMD pertama yang digelar di Kabupaten Bombana ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan semangat masyarakat desa.
“Melalui TMMD, kita tidak hanya melihat jalan dan jembatan yang dibangun. Kita juga menyaksikan semangat gotong royong, kesadaran bela negara, dan tumbuhnya rasa kebersamaan yang menjadi fondasi kuat bagi ketahanan nasional di tingkat desa,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bombana, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh untuk kelanjutan program TMMD. “Kami siap mendukung dari sisi anggaran, koordinasi lintas sektor, hingga pelibatan masyarakat secara aktif. TMMD ini menjadi investasi sosial yang sangat berharga bagi daerah,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-124 juga melibatkan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan masyarakat, serta program pemberdayaan lainnya. Kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat kapasitas masyarakat desa.
Program ini turut melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur Forkopimda, pejabat OPD terkait, pemerintah kecamatan, hingga tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan desa dan memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.
Komandan Kodim 1431/Bombana selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan penuh dari pemerintah daerah. “Kerja sama yang baik antara TNI dan pemerintah daerah sangat membantu kelancaran pelaksanaan program TMMD ini,” ujarnya.
Masyarakat Kecamatan Matausu juga menyambut positif kegiatan ini. Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengaku bersyukur karena pembangunan jalan desa yang lama diimpikan akhirnya bisa terwujud melalui TMMD. “Kami merasa lebih dekat dengan pemerintah dan TNI. Ini bukan sekadar membangun jalan, tapi membangun harapan kami,” ucapnya.
Dengan terlaksananya kegiatan TMMD di Bombana, diharapkan masyarakat desa dapat merasakan langsung manfaat dari pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Pemerintah juga berharap hasil evaluasi ini akan menjadi pijakan kuat dalam penyelenggaraan TMMD pada tahun-tahun mendatang.
Program TMMD ke-124 di Bombana menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kolektif, rasa persatuan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara menyeluruh.















