Bombana, rakyatnews.id – Menjelang Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Mei 2025, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana memfasilitasi latihan intensif bagi lima siswa terbaik dari berbagai SMA sederajat di daerah tersebut. Kegiatan pembinaan ini digelar selama sepekan penuh sejak 21 hingga 28 April 2025, bertempat di kawasan Kota Rumbia, Bombana.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM. Kes, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Bombana, menuturkan bahwa kelima peserta merupakan hasil seleksi ketat di tingkat kabupaten.
“Latihan ini menjadi bagian dari upaya kita mempersiapkan duta-duta terbaik Bombana agar tampil maksimal dan percaya diri saat menghadapi seleksi tingkat provinsi,” ujarnya saat meninjau langsung sesi latihan, Senin (28/4/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelima siswa yang dimaksud adalah Rayn Samudera (SMAN 14 Bombana), Muh. Reza Aris (SMAN 03 Bombana), Muh. Dewa (SMKN 05 Bombana), Farel (SMKN 03 Bombana), dan Reski Aulia (SMAN 09 Bombana). Mereka dipilih berdasarkan ketahanan fisik, kecakapan baris-berbaris, dan sikap disiplin selama proses seleksi.
Proses awal sempat mengalami dinamika. Panitia seleksi kabupaten semula menetapkan dua putra dan dua putri untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi. Namun, tiga di antaranya terpaksa dikembalikan ke level kabupaten karena belum memenuhi batas usia minimal 16 tahun. Hal ini membuat panitia meninjau ulang hasil seleksi sebelumnya dan memutuskan mengirimkan empat putra dan satu putri, dengan satu di antaranya sebagai cadangan.
Dalam latihan persiapan, para peserta mendapatkan materi pelatihan menyeluruh, mencakup aspek fisik, mental, serta pembinaan karakter. Latihan fisik yang dijalani meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), lari, push up, sit up, back up, serta latihan ketahanan tubuh lainnya. Di sisi lain, aspek mental dan motivasi juga menjadi perhatian utama dalam pembinaan, agar peserta memiliki semangat juang tinggi dan daya tahan psikologis yang kuat.
“Latihan ini bukan hanya tentang siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling siap secara keseluruhan – mental, disiplin, dan rasa tanggung jawab,” terang salah satu pelatih Paskibraka Bombana, Sertu Andi Rahmat dari unsur TNI yang turut mendampingi selama proses pelatihan.
Kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung generasi muda untuk meraih prestasi. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan membentuk karakter kepemimpinan dan kebangsaan yang kuat bagi para peserta. Dukungan penuh datang dari berbagai pihak, termasuk sekolah asal peserta dan masyarakat Bombana yang memberikan semangat moral kepada mereka.
Di tengah persaingan ketat dari 16 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, kelima peserta membawa harapan besar masyarakat Bombana. Tidak hanya agar mereka lolos ke level provinsi, tetapi juga bisa menembus seleksi nasional sebagai Calon Paskibraka Nasional (Capaska) tahun ini.
“Semoga mereka bisa membawa nama Bombana bersinar di tingkat provinsi, bahkan kalau bisa sampai nasional. Ini bukan hanya tentang menjadi petugas pengibar bendera, tapi tentang menjadi simbol kebanggaan dan semangat pemuda daerah,” harap dr. Sunandar dengan penuh optimisme.
Dari latihan yang dijalani, terlihat semangat tinggi dan kerja keras para peserta. Disiplin, ketekunan, serta semangat mereka selama satu pekan pembinaan menjadi modal utama untuk bersaing di ajang provinsi mendatang.
Dengan semangat kebersamaan, pembinaan ini diharapkan dapat melahirkan kader muda yang tidak hanya terlatih secara fisik, tapi juga memiliki jiwa patriotisme dan kepemimpinan. Pemerintah daerah berkomitmen akan terus memberikan dukungan terhadap program-program kepemudaan yang positif dan berorientasi pada pengembangan karakter bangsa.















