Panen Raya Jagung TAP 1: Kolaborasi dan Teknologi Majukan Pertanian Rumbia

- Penulis

Friday, 28 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id – Panen raya jagung serentak Tanam Jagung Program (TAP) 1 Tahun 2025 digelar secara hybrid dari Kazebo Polsek Rumbia, menghadirkan semangat baru bagi petani dan pemangku kepentingan di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Acara ini diikuti oleh Camat Rumbia, para Lurah, serta Kepala Desa setempat yang bergabung secara virtual melalui aplikasi Zoom dari pusat, Selasa, 26 Februari 2025.

Meski tak berada di lokasi fisik panen, kehadiran para pejabat kecamatan melalui teknologi daring tidak mengurangi kemeriahan acara. Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan para petani jagung sekaligus perwujudan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian lokal.

“Ini bukan hanya panen jagung, ini adalah panen kolaborasi,” ujar Camat Rumbia dalam sambutannya yang disampaikan secara langsung melalui Zoom. “Saya bangga melihat kerja keras para petani kita. Semoga program TAP terus berlanjut dan semakin memperkuat kesejahteraan petani serta ekonomi masyarakat kita.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Rumbia juga menggarisbawahi pentingnya dukungan lintas sektor dalam pengembangan pertanian. Menurutnya, program seperti TAP harus dimaksimalkan tidak hanya sebagai agenda pertanian, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan yang melibatkan banyak pihak secara aktif.

Senada dengan Camat, para Lurah dan Kepala Desa juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petani yang telah menyukseskan panen jagung secara serentak tersebut. Mereka menekankan perlunya inovasi dalam proses bertani yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kami mengajak seluruh petani untuk tidak hanya puas dengan keberhasilan ini, tapi juga terus belajar memanfaatkan teknologi. Pertanian kini bukan lagi soal cangkul dan lahan saja, tapi soal data, informasi, dan akses,” kata salah satu Kepala Desa yang turut hadir dalam Zoom meeting.

Panen raya ini merupakan salah satu hasil dari inisiatif TAP yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Bombana, bertujuan untuk memperluas areal tanam dan meningkatkan produktivitas komoditas jagung. Selain panen, acara juga menampilkan pameran virtual produk pertanian dan sesi berbagi informasi tentang praktik bertani yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Salah satu agenda yang menarik dalam kegiatan ini adalah sesi diskusi interaktif yang mempertemukan petani dengan narasumber dari kalangan penyuluh dan praktisi pertanian. Dalam forum ini, peserta dapat menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan, seperti perubahan cuaca, akses pupuk, hingga pasar hasil pertanian, serta mendapatkan solusi dan masukan dari pihak terkait.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang ini juga memberi ruang bagi peserta untuk melihat langsung, meski secara daring, bagaimana petani di lapangan memanen hasil tanam mereka dengan penuh semangat. Hal ini memperkuat nilai bahwa teknologi, jika dimanfaatkan dengan bijak, dapat menjadi jembatan penghubung antara pusat dan daerah dalam menjalankan program pembangunan.

Antusiasme para peserta terlihat sepanjang acara berlangsung. Tidak hanya petani, para tokoh masyarakat juga ikut meramaikan Zoom meeting sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan pertanian berbasis komunitas ini. Masyarakat berharap program semacam TAP dapat diperluas cakupannya agar lebih banyak kelompok tani bisa merasakan manfaatnya.

Dengan suksesnya Panen Raya Jagung Serentak TAP 1 Tahun 2025 di Kecamatan Rumbia, Pemerintah Kecamatan dan masyarakat bertekad untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas petani, dan memaksimalkan potensi pertanian yang ada. Dukungan dari berbagai pihak menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan program-program serupa di masa mendatang.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat memperpendek jarak, mempererat komunikasi, serta memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks pertanian modern, keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi dan inovasi bisa menjadi kunci utama untuk membangun kedaulatan pangan di tingkat lokal.

Berita Terkait

Seleksi Sekda Bombana 2026 Berlanjut, Ini Daftar Peserta yang Lolos Tahap Awal
Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran
Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan
Gerakan Literasi Diperkuat, Bupati Bombana Luncurkan Sosialisasi Bunda Literasi
Banjir Rendam Tiga Desa, Polsek Poleang Timur Turun Tangan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 16:26 WITA

Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban

Tuesday, 31 March 2026 - 01:05 WITA

Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027

Thursday, 26 March 2026 - 04:19 WITA

Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena

Wednesday, 25 March 2026 - 18:13 WITA

Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran

Wednesday, 25 March 2026 - 14:38 WITA

Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA