Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan sektor pertanian lokal. Rabu, 21 Mei 2025, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si secara simbolis menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 19 kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan. Penyerahan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui APBN ini berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati dan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Ketua DPRD Bombana Iskandar, serta Dinas Pertanian setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa bantuan alsintan ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap para petani lokal yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
“Bantuan ini harus digunakan sebagaimana mestinya. Tidak boleh dijual, tidak boleh ada pungutan atau bayaran sebelum alat digunakan. Ini murni untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kalau ada yang melanggar, kami tidak akan segan membawa ke ranah hukum untuk ditindak tegas,” ujar Bupati dengan nada serius.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun jenis alsintan yang dibagikan meliputi traktor roda dua, traktor roda empat, dan handsprayer. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses tanam dan panen, sekaligus meningkatkan efisiensi kerja kelompok tani dalam menghadapi musim tanam mendatang.
Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkala oleh Dinas Pertanian guna memastikan alat-alat tersebut digunakan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi petani.
“Saya minta Dinas Pertanian dan semua pihak melakukan evaluasi minimal tiga bulan sekali. Pemerintah itu bukan hanya sekadar memberi lalu pergi. Kita harus pantau terus apakah alat-alat ini masih layak digunakan dan dimanfaatkan dengan baik. Evaluasi juga harus menyasar sejauh mana bantuan ini berdampak pada hasil panen masyarakat,” ucapnya.
Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah di Bombana. Dengan adanya alsintan, pihaknya optimistis produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan.
“Bantuan ini gratis, tanpa pungutan. Kami pastikan seluruh proses distribusi dilakukan secara transparan. Tujuan utamanya adalah agar kelompok tani bisa bekerja lebih cepat, efisien, dan produktif. Ini sekaligus menjadi langkah nyata mendukung swasembada pangan di tingkat lokal,” kata Sarif.
Ia juga menambahkan bahwa kelompok tani penerima telah melalui proses verifikasi dan dinilai layak menerima bantuan berdasarkan kebutuhan dan potensi lahan yang dikelola. “Kami berharap para petani penerima dapat menjaga dan memanfaatkan alat ini secara kolektif, demi peningkatan kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Para petani yang menerima bantuan menyambut baik program ini. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjaga dan memanfaatkan alsintan sesuai peruntukannya. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Sebelumnya, kami banyak bergantung pada sewa alat yang biayanya cukup tinggi. Sekarang kami bisa bekerja lebih efisien,” ungkap salah satu perwakilan kelompok tani.
Penyerahan bantuan alsintan ini menjadi bagian dari upaya percepatan program pertanian daerah yang masuk dalam agenda kerja prioritas pemerintah daerah Bombana. Selain sebagai dukungan teknis, langkah ini diharapkan memperkuat kemandirian kelompok tani dalam mengelola lahannya secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan akan terus memperluas jangkauan bantuan serta membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, demi memperkuat sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Bombana.















