Pangan Murah Meriah, Warga Taubonto Serbu Paket GPM Jelang Lebaran

- Penulis

Sunday, 23 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di Desa Taubonto, Kecamatan Rarowatu, Jumat, 21 Maret 2025. Ini merupakan hari ketiga pelaksanaan GPM di Sulawesi Tenggara, yang disambut antusias oleh masyarakat sebagai upaya untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Rarowatu ini menyediakan 630 paket bahan pangan dengan harga yang telah disubsidi pemerintah. Paket tersebut berisi beras premium, beras SPHP, minyak goreng merek Kita dan Sedap, gula pasir, tepung terigu Kompas, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, hingga daging ayam potong.

“Program ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat, apalagi menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bombana, Binnuraeni AS, S.E., S.Pd. kepada media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi pasar serta kebutuhan masyarakat untuk memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran. “Kami ingin masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang, tanpa beban harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi,” ucap Binnuraeni.

Dalam pelaksanaan GPM ini, Dinas Ketahanan Pangan Bombana turut menggandeng para pelaku usaha dan distributor lokal sebagai mitra strategis dalam menjaga kelancaran distribusi bahan pangan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat bawah.

Masyarakat yang hadir sejak pagi terlihat antre dengan tertib demi mendapatkan paket pangan yang tersedia. Sebagian besar warga mengaku sangat terbantu dengan program ini, terutama di tengah kenaikan harga beberapa komoditas menjelang lebaran.

“Saya bersyukur sekali, dengan adanya pasar murah ini saya bisa beli kebutuhan dapur dengan harga lebih murah. Kalau di pasar, harganya sudah naik semua,” kata Leni, warga Desa Taubonto yang datang bersama dua anaknya.

Pemerintah daerah berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan, terutama dalam menghadapi momen-momen krusial seperti bulan Ramadan dan Idul Fitri. Upaya ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam mengendalikan inflasi dan memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu program nasional yang digalakkan oleh Badan Pangan Nasional dan didukung oleh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota. Di Bombana, GPM tidak hanya digelar di satu titik, tetapi menyasar sejumlah kecamatan secara bergiliran. Hal ini dilakukan untuk memastikan jangkauan penerima manfaat yang lebih luas.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga pola konsumsi yang sehat dan efisien. Melalui program ini, selain mendapatkan harga murah, masyarakat juga dapat memilih bahan pangan yang berkualitas,” terang Binnuraeni lebih lanjut.

Seiring dengan suksesnya pelaksanaan hari ketiga GPM di Taubonto, pemerintah daerah berkomitmen untuk memperluas cakupan wilayah kegiatan serupa hingga ke pelosok-pelosok yang sulit dijangkau. Hal ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat akses pangan dan mengurangi kesenjangan ekonomi antardaerah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendukung agenda besar pembangunan nasional di bidang ketahanan pangan. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap kegiatan GPM dinilai sebagai indikator keberhasilan pendekatan kebijakan yang lebih inklusif dan pro-rakyat.

Sementara itu, para pelaku usaha lokal yang dilibatkan dalam program ini juga mengaku mendapatkan manfaat positif. Selain membantu masyarakat, mereka juga mendapatkan kepastian distribusi produk dan promosi yang lebih luas.

“Alhamdulillah kami bisa ikut serta membantu pemerintah. Harapan kami kegiatan seperti ini bisa sering-sering dilaksanakan, karena memberi keuntungan untuk semua pihak,” ujar salah satu distributor bahan pangan yang ikut serta dalam kegiatan ini.

Dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan pemerataan, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Ketahanan Pangan menegaskan komitmennya dalam membangun sistem ketahanan pangan yang tangguh dan berkeadilan. GPM Taubonto menjadi bukti nyata bahwa sinergi pemerintah dan masyarakat dapat membawa dampak yang nyata di tengah tantangan ekonomi yang tidak ringan.

Berita Terkait

Seleksi Sekda Bombana 2026 Berlanjut, Ini Daftar Peserta yang Lolos Tahap Awal
Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran
Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan
Gerakan Literasi Diperkuat, Bupati Bombana Luncurkan Sosialisasi Bunda Literasi
Banjir Rendam Tiga Desa, Polsek Poleang Timur Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 16:26 WITA

Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban

Tuesday, 31 March 2026 - 01:05 WITA

Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027

Thursday, 26 March 2026 - 04:19 WITA

Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena

Wednesday, 25 March 2026 - 18:13 WITA

Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran

Wednesday, 25 March 2026 - 14:38 WITA

Kunker di Kabaena, Bupati Pastikan Pembangunan Tak Lagi Terpusat di Daratan

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA