Bombana, rakyatnews.id – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bombana resmi meluncurkan program Angkutan Mudik Gratis Tahun 2025 dan menerima hibah satu unit ambulans dari Pemerintah Korea Selatan. Kegiatan ini digelar di Tugu Brimob, Kelurahan Lauru, Selasa (25/3/2025), dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, serta masyarakat setempat.
Program angkutan mudik gratis ini disiapkan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mempermudah perjalanan masyarakat ke kampung halaman. Layanan transportasi ini akan beroperasi mulai 25 Maret hingga 7 April 2025 dengan jadwal keberangkatan pukul 07.00 hingga 13.00 WITA setiap harinya. Rute yang disiapkan meliputi perjalanan dari Rumbia ke berbagai kecamatan non-trayek di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mudik dengan nyaman dan tidak terbebani biaya transportasi. Program ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di momen Idul Fitri yang selalu ditandai dengan peningkatan mobilitas,” kata Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini dirancang tidak hanya untuk efisiensi biaya, tetapi juga untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Pemerintah menargetkan seluruh warga yang ingin mudik ke kampung halaman bisa mendapatkan akses transportasi yang layak dan aman.
Selain peluncuran angkutan mudik gratis, Bupati Burhanuddin juga menyerahkan secara simbolis satu unit ambulans kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana. Ambulans tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Korea Selatan yang disalurkan melalui Pemerintah Pusat kepada daerah terpilih. Bombana menjadi salah satu dari hanya dua kabupaten di Indonesia yang menerima bantuan ini.
“Bantuan ini adalah bentuk perhatian luar biasa dari Pemerintah Korea Selatan kepada masyarakat Bombana. Ambulans ini akan sangat berguna, terutama untuk mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan rujukan atau penanganan darurat,” ujar Burhanuddin.
Menurutnya, kehadiran ambulans baru ini akan memperkuat fasilitas penanganan kesehatan darurat di daerah, khususnya untuk masyarakat di wilayah-wilayah pelosok yang sulit dijangkau. Pemkab Bombana juga berharap ambulans tersebut dapat digunakan secara maksimal untuk menunjang layanan kesehatan yang merata.
Masyarakat menyambut dua program ini dengan penuh antusias. Selain meringankan beban ekonomi warga saat mudik, kehadiran ambulans juga menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Sejumlah warga yang hadir dalam peluncuran mengaku terbantu dengan adanya angkutan mudik gratis. “Kami sangat bersyukur, biasanya biaya mudik cukup berat, apalagi kalau bawa anak-anak. Sekarang bisa mudik tanpa harus keluar ongkos besar,” kata Rahma, warga Kecamatan Lantari Jaya.
Peluncuran ini juga menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Suasana penuh kekeluargaan tampak saat Bupati Burhanuddin menyapa warga dan berdialog langsung mengenai harapan mereka ke depan terhadap pelayanan publik di Bombana.
Program angkutan mudik gratis ini dipastikan akan terus dipantau oleh dinas terkait agar berjalan tertib dan lancar. Pemerintah juga membuka posko pengaduan dan informasi untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis selama perjalanan.
Kedua inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Bupati dan jajarannya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek transportasi tetapi juga kesehatan. Pemerintah berharap, semangat Idul Fitri tahun ini diiringi dengan suasana aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.















