Bombana,Rakyatnews.id – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Tim Penggerak PKK melaksanakan Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai) serentak pada Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara dan TP PKK Kabupaten Bombana Nomor 05/SKR/PKK.KAB/VII/2025.
Gerakan Tanam Cabai dipusatkan di Kebun Binaan TP PKK Kabupaten Bombana yang berada di Desa Watukalangkari, Kecamatan Rarowatu, dengan luas lahan mencapai satu hektare. Aksi tanam ini melibatkan Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Sarif, SH, penyuluh pertanian, serta anggota Pokja III TP PKK.
Pada kesmpatan tersebut Bupati Bombana. Burhanuddin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong sebagai media tanam. “Kami mengajak masyarakat menanam cabai dan sayuran lainnya di pekarangan rumah, baik menggunakan lahan langsung maupun media tanam seperti polibag, pot, atau ember bekas,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut,Burhanudin menegaskan bahwa seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Bombana, sebanyak 31 OPD, telah diperintahkan untuk ikut menanam cabai. Instruksi serupa juga diberikan kepada pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan. “Bibit yang dibagikan harus dirawat dengan baik agar menghasilkan panen yang maksimal. Ini langkah konkret kita menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di daerah,” tambahnya.

Gerakan ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga ketersediaan cabai di pasaran, tetapi juga sebagai upaya pengendalian inflasi melalui peningkatan kemandirian pangan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, Pemkab Bombana berharap tercipta budaya menanam di kalangan masyarakat.
Semenatara itu kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana .Syarif gerakan tanam cabai atau gerakan pemanfaatan pekaranga rumah masyarat selain dapat memenuhi kebutuhab dasar keluarga juga dapat di mamfaat untuk kesejatraan terlebih lagi kalau hal tersebut bernilai ekonomis itu dapat membantu kebutuhn dasar masyarakat setempat
” pemenfaatan pekarangan rumah tentu tidak hanaya sekedar untulk kebutuhan keluarga juga salah satu cara pemeritah untuk terus meneken pengndalian inflasi daerah kita agar tetap aman dan terkendali ,, ujar syarif. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana .
penulis : Egy
Editor : Redaksi Rakayatnews.id















