Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Selasa (25/11/2025). Pertemuan itu membahas langkah strategis menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Rakor dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam menghadapi potensi gejolak harga bahan pokok di akhir tahun. “TPID harus bergerak cepat dan saling mendukung agar inflasi tetap terkendali,” ujarnya.
Tema rakor tahun ini menekankan tiga fokus utama, yaitu optimalisasi sinergi TPID provinsi dan kabupaten/kota, penguatan ketahanan pangan dan ketersediaan bahan pokok, serta menjaga stabilitas harga menjelang periode Nataru. Para peserta diminta memperkuat monitoring distribusi barang agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wabup Bombana hadir bersama jajaran Pemkab Bombana terkait pengendalian inflasi. Selain Bombana, kegiatan itu diikuti oleh 17 bupati dan wali kota se-Sultra, serta pejabat pimpinan tinggi dan administrator dari seluruh daerah. Rapat berlangsung dengan pembahasan teknis mengenai strategi pengawasan harga dan penguatan koordinasi lintas daerah.
Penulis : egy
Editor : Redaksi Rakyat news.id















