Bombana, Rakyatnews.id — Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si memimpin Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di halaman Kantor Bupati Bombana, Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan tersebut dihadiri unsur anggota Forkopimda,DPRD, pimpinan OPD, serta ratusan ASN yang ikut memberikan dukungan terhadap gerakan antikorupsi di daerah.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merugikan publik. “Tanpa sinergi yang kuat, upaya membasmi korupsi akan sulit mencapai tujuan. Korupsi merampas hak rakyat, merusak ekonomi, dan menghilangkan kepercayaan publik,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Bombana terus memperkuat pencegahan melalui penerapan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) serta program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) dari KPK, yang nilai capaiannya meningkat setiap tahun. Bupati juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan penguatan Inspektorat sebagai sistem peringatan dini. “Inspektorat harus responsif menindak dugaan korupsi, gratifikasi, dan penyalahgunaan jabatan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara Hakordia turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat penghargaan Lomba Baca Puisi Hari Anti Korupsi kepada siswa SD, SMP, dan SMA yang diselenggarakan Inspektorat Bombana.
Usai upacara, Pemkab Bombana meluncurkan sekaligus menyalurkan Bantuan Pangan alokasi Oktober–November 2025 bagi masyarakat Kecamatan Rumbia. Sebanyak 1.419 penerima bantuan tetap (PBT) menerima total 8,78 ton beras dan 1.676 liter minyak goreng. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan ketepatan sasaran.
Penulis : egy
Editor : Redaksi Rakyatnews.id















