Ahmad Yani Komandoi Musrenbang RKPD 2026: Bombana Siap Tancap Gas Bangun daerah

- Penulis

Thursday, 4 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, Rakyatmews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, pada Kamis (17/4), bertempat di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam merumuskan arah dan prioritas pembangunan daerah ke depan, seiring dengan dimulainya pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bombana Tahun 2025–2029.

Kegiatan Musrenbang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar, beserta jajaran anggota DPRD, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, para Camat se-Kabupaten Bombana, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen strategis lainnya. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen kolektif untuk membangun sinergi dalam merancang pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Yani menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis dalam menyelaraskan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat, serta merumuskan kegiatan prioritas tahunan yang akan dijadikan dasar pelaksanaan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini sangat penting sebagai wadah bagi kita semua untuk berdiskusi, merumuskan, dan menyepakati kegiatan prioritas sebagai upaya strategis dalam merencanakan pembangunan daerah ke depan,” ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Ahmad Yani menjelaskan bahwa RKPD Tahun 2026 memiliki peran vital sebagai dokumen perencanaan tahunan yang menjadi pijakan awal dalam pelaksanaan RPJMD Kabupaten Bombana Tahun 2025–2029. Dokumen ini juga menjadi penjabaran dari visi pembangunan daerah yang telah ditetapkan, yaitu: “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan”.

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana menetapkan lima misi utama pembangunan yang menjadi arah kebijakan strategis dalam RPJMD:

1. Meningkatkan daya saing sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kreatif.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pelatihan.
3. Meningkatkan keterhubungan desa-kota dan konektivitas antarwilayah guna mempercepat pemerataan pembangunan.
4. Mengembangkan kearifan lokal sebagai kekuatan sosial-budaya dan identitas daerah.
5. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Mengacu pada visi dan misi tersebut, serta memperhatikan arah kebijakan pembangunan nasional Tahun 2026, maka ditetapkan tema pembangunan RKPD Kabupaten Bombana Tahun 2026 yaitu: “Peningkatan Ekonomi Berbasis Agrominapolitan Berkualitas”.

Wakil Bupati menjelaskan bahwa tema ini sangat relevan dengan karakteristik Kabupaten Bombana yang merupakan daerah agraris dan kepulauan dengan kekayaan sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.

“Kabupaten Bombana memiliki potensi besar dalam sektor agrominapolitan. Oleh karena itu, kita perlu bersinergi dalam merencanakan program pengembangan ekonomi berbasis agrominapolitan yang tidak hanya fokus pada peningkatan hasil, tetapi juga pengolahan, distribusi, dan pemasaran produk lokal,” ujar Ahmad Yani.

Ia menambahkan bahwa penguatan sektor ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan mendorong tumbuhnya industri kecil dan menengah sebagai pilar ekonomi masyarakat.

Ahmad Yani menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi daerah tidak bisa dilepaskan dari dukungan infrastruktur yang memadai, baik infrastruktur fisik seperti jalan, jembatan, pasar, maupun infrastruktur non-fisik berupa akses informasi dan teknologi.

“Tanpa infrastruktur yang kuat, upaya pengembangan ekonomi akan sulit tercapai. Kita perlu memastikan konektivitas antarwilayah berjalan lancar dan masyarakat memiliki akses teknologi untuk mendorong produktivitas,” tegasnya.

Di samping itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas penting. Pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta memperluas akses pelatihan dan pemberdayaan masyarakat agar mampu bersaing di era global.

Sebagai tindak lanjut dari tema pembangunan dan arah kebijakan RPJMD, ditetapkan lima prioritas pembangunan Kabupaten Bombana Tahun 2026:

1. Penguatan sektor agrominapolitan melalui hilirisasi dan digitalisasi usaha tani dan nelayan.
2. Peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan berbasis inklusi sosial
3. Pengembangan infrastruktur konektivitas antarwilayah dan penataan kawasan strategis.
4. Pemberdayaan ekonomi lokal melalui UMKM, ekonomi kreatif, dan koperasi desa.

5. Reformasi birokrasi dan transformasi digital pemerintahan untuk pelayanan publik yang prima.

Kelima prioritas ini diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan, sekaligus mengakselerasi pencapaian target-target RPJMD secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan Musrenbang sebagai forum partisipatif.

“Kami dari legislatif akan terus mendukung seluruh proses perencanaan yang mengedepankan partisipasi publik dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat. Ini penting agar program yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran,” ujar Iskandar.

 

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan mengawal hasil Musrenbang untuk dijadikan bahan pembahasan dalam penyusunan APBD Tahun 2026, serta memastikan alokasi anggaran mencerminkan prioritas pembangunan daerah.

Musrenbang RKPD Tahun 2026 Kabupaten Bombana menjadi titik awal dari perjalanan panjang implementasi RPJMD 2025–2029. Dalam forum ini, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk bekerja sama, menyatukan langkah, dan menyusun program yang tidak hanya berpihak pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia secara holistik.

Wakil Bupati Ahmad Yani mengajak seluruh elemen daerah untuk menjaga semangat kolaborasi dan terus mengawal proses pembangunan dengan semangat integritas dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan forum Musrenbang ini sebagai komitmen bersama dalam membangun Bombana yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera, dengan tetap menjaga identitas lokal dan potensi unggulan kita,” pungkasnya.

 

 

Penulis    :   fend[

Editor      : Redaksi Rakyatnews.id

Berita Terkait

BUMD Melesat, Bupati Bombana Digganjar Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional
Seleksi Sekda Bombana 2026 Berlanjut, Ini Daftar Peserta yang Lolos Tahap Awal
Optimalkan PKH, Dinsos Bombana Matangkan Verifikasi Komitmen KPM
Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban
Realisasi APBD 2025 Capai 90 Persen, Bupati Bombana Sampaikan LKPJ di DPRD
Musrenbang RKPD 2026 Dibuka, Bupati Bombana Tekankan Arah Pembangunan 2027
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 13 April 2026 - 22:29 WITA

BUMD Melesat, Bupati Bombana Digganjar Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional

Wednesday, 1 April 2026 - 15:27 WITA

Optimalkan PKH, Dinsos Bombana Matangkan Verifikasi Komitmen KPM

Wednesday, 1 April 2026 - 01:52 WITA

Tuesday, 31 March 2026 - 16:26 WITA

Tambang Ilegal Ancam Lingkungan, Wabup Bombana Pimpin Langkah Penertiban

Tuesday, 31 March 2026 - 12:29 WITA

Realisasi APBD 2025 Capai 90 Persen, Bupati Bombana Sampaikan LKPJ di DPRD

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA