Bombana, Rakyatnews.id– Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., meraih nilai tertinggi di Sulawesi Tenggara dalam penilaian kinerja Inspektur Daerah tahun 2025 yang digelar secara nasional oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bombana memperoleh nilai 68,8 dengan kategori Baik, unggul dari 17 kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Keberhasilan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.114482 Tahun 2025 tentang pemberian penghargaan hasil penilaian kinerja Inspektur Daerah provinsi, kabupaten, dan kota. Penilaian dilakukan untuk memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang berorientasi pada kinerja, integritas, dan profesionalisme.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa penilaian didasarkan pada sejumlah indikator utama, seperti opini laporan keuangan oleh BPK, nilai kapabilitas APIP dan SPIP oleh BPKP, tindak lanjut hasil pemeriksaan lembaga pengawas, hingga nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ridwan menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Inspektorat Bombana yang berkomitmen menjaga akuntabilitas dan transparansi pemerintahan daerah.
“Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari bimbingan Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Kami di Inspektorat hanya menjalankan amanah dengan sebaik mungkin,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Ia menambahkan, sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci dalam memperkuat sistem pengawasan di Bombana.
“Bupati dan Wakil Bupati selalu menekankan pentingnya integritas dalam setiap proses pengawasan. Itu menjadi semangat kami untuk terus berbenah,” kata Ridwan.
Dalam hasil penilaian nasional, Bombana menempati posisi pertama dengan nilai 68,8, disusul Kabupaten Buton (65,8), Muna (64,4), Kota Kendari (62,8), dan Kota Baubau (62,6). Beberapa daerah lain di Sulawesi Tenggara masih berada pada kategori Cukup.
Capaian ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ridwan menegaskan, penghargaan ini akan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan daerah.
“Kami ingin Bombana tidak hanya patuh secara administrasi, tapi juga kuat dalam integritas,” tutupnya.
Penulis : Fendi
Editor : Redaksi Rakyatnews.id















