Bombana,Rakyatnews.id — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, meresmikan kegiatan Sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Camat Rarowatu Utara, Kamis (6/11). Kegiatan ini diikuti oleh kader Posyandu dari berbagai desa dan kelurahan di wilayah setempat.
Hj. Fatmawati mengatakan, Posyandu berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat berbasis pemberdayaan. Ia menilai keberadaan Posyandu telah menjadi bagian dari budaya masyarakat serta memiliki fungsi strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi wadah untuk menggerakkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungannya,” ujarnya saat membuka kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Fatmawati, peran Posyandu kini semakin luas dengan diterapkannya enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan utilitas umum, perlindungan masyarakat, serta sosial. Ia berharap pelaksanaan SPM ini dapat membuat pelayanan dasar kepada masyarakat berjalan terpadu dan berkesinambungan.
Ia juga menyinggung pentingnya penyesuaian terhadap kebijakan baru sebagaimana tertuang dalam Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat, yang menitikberatkan pelayanan berbasis siklus kehidupan dari bayi hingga lanjut usia.
Dalam kesempatan itu, Fatmawati menjelaskan dua perubahan besar dalam tata kelola Posyandu, yakni pelestarian Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa, serta perubahan fungsi Pokjanal Posyandu menjadi Tim Pembina Posyandu.
“Tanggung jawab terhadap Posyandu bukan hanya di sektor kesehatan, melainkan juga tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat,” katanya.
Menutup kegiatan, Fatmawati menyampaikan pesan dari Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Andi Sumangerukka, agar kader Posyandu melakukan pendataan rumah tangga yang belum memiliki jamban sehat. Ia juga mendorong agar program Gerobak Dasyat terus dikembangkan supaya manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Selain membuka kegiatan sosialisasi, Fatmawati yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bombana, menyematkan pin kader Posyandu dan menyerahkan sertifikat kepada peserta Orientasi Keterampilan Dasar Kader Posyandu sebagai bentuk apresiasi. Ia juga memberikan buku “Percakapan Kader dalam Kunjungan Rumah” sebagai panduan komunikasi dan edukasi bagi para kader dalam kegiatan penyuluhan.
Penulis : Egy
Editor : Redaksi Rakyatnews.id















