KTNA Bombana Dikukuhkan, Bupati Dorong Kolaborasi Sektor Pertanian

- Penulis

Saturday, 31 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi mengukuhkan kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bombana dalam sebuah acara yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Jumat, 30 Mei 2025. Pengukuhan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan komunitas petani serta nelayan guna mewujudkan sektor pertanian yang maju dan berdaya saing.

Bupati Bombana, Burhanuddin, yang langsung memimpin prosesi pengukuhan, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan pembangunan di sektor pertanian, peternakan, dan kelautan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi menciptakan ekosistem agrikultur yang produktif dan berkelanjutan.

“Pembangunan pertanian hanya akan berhasil jika kita mampu bekerja sama. KTNA harus tampil sebagai penggerak, memperluas jaringan, memfasilitasi transfer teknologi, dan menjadi jembatan akses terhadap berbagai sumber daya,” ujar Burhanuddin di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa KTNA tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi harus hadir sebagai kekuatan nyata yang mendampingi petani dan nelayan menghadapi tantangan zaman. Pemerintah daerah, kata dia, memberikan dukungan penuh agar KTNA mampu memaksimalkan potensi lokal dan menciptakan pertanian unggul yang kompetitif, baik di tingkat regional maupun nasional.

Dalam arahannya, Burhanuddin juga menyoroti peran penting penyuluh pertanian yang selama ini menjadi garda depan dalam mendampingi petani. Ia mengingatkan agar penyuluh dan pengurus KTNA benar-benar hadir di tengah masyarakat tani, bukan hanya menjalankan tugas administratif semata.

“Penyuluh dan pengurus KTNA harus betul-betul hadir bagi petani, memberikan solusi nyata, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif,” tegasnya.

Lebih jauh, Burhanuddin memaparkan arah kebijakan pembangunan Bombana dalam lima tahun ke depan melalui visi “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan”. Visi tersebut akan didorong oleh lima misi prioritas, termasuk meningkatkan daya saing sektor pertanian, peternakan, perikanan, industri kreatif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, dalam laporannya menjelaskan bahwa KTNA adalah organisasi independen yang berperan sebagai wadah komunikasi dan konsultasi antarpetani dan nelayan. Menurutnya, keberadaan KTNA sangat strategis sebagai penyambung aspirasi dari komunitas agraris kepada pemangku kebijakan.

“KTNA hadir di seluruh jenjang wilayah, mulai dari desa hingga nasional. Organisasi ini menjadi suara dan representasi masyarakat agraris dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan,” ungkap Sarif.

Ia juga menjelaskan bahwa anggota KTNA merupakan perwakilan petani dan nelayan terbaik yang dipilih dari masing-masing wilayah, dengan kapasitas untuk menjadi agen perubahan di lingkungan mereka. Dengan demikian, KTNA tidak hanya menjadi perpanjangan tangan kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pembangunan desa.

Acara pengukuhan KTNA Kabupaten Bombana turut dihadiri oleh para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dan nelayan dari berbagai kecamatan. Suasana acara berlangsung khidmat, namun penuh semangat, mencerminkan harapan baru untuk sektor agribisnis dan kemaritiman di Kabupaten Bombana.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Burhanuddin juga menyampaikan harapannya agar KTNA dapat menyusun program-program konkret yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat tani. Pemerintah, kata dia, akan selalu terbuka terhadap masukan dari lapangan demi menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

“Jika kita semua bergerak bersama, dari petani hingga pemerintah, maka mimpi kita membangun Bombana yang sejahtera dan berdaya saing akan menjadi kenyataan,” pungkas Burhanuddin.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, KTNA Kabupaten Bombana diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan peternakan. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah akan menjadi fondasi kuat menuju Bombana yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Realisasi APBD 2025 Capai 90 Persen, Bupati Bombana Sampaikan LKPJ di DPRD
Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena
Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran
Bupati Bombana Pimpin Upacara Hakordia dan Serahkan Bantuan Pangan
Gerakan Literasi Diperkuat, Bupati Bombana Luncurkan Sosialisasi Bunda Literasi
Bupati Bombana Launching Program Makan Bergizi Gratis di MTsN 2
Banjir Rendam Tiga Desa, Polsek Poleang Timur Turun Tangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 1 April 2026 - 01:52 WITA

Tuesday, 31 March 2026 - 12:29 WITA

Realisasi APBD 2025 Capai 90 Persen, Bupati Bombana Sampaikan LKPJ di DPRD

Thursday, 26 March 2026 - 04:19 WITA

Serius Benahi Kepulauan, Bupati Bombana Tinjau Infrastruktur Strategis di Kabaena

Wednesday, 25 March 2026 - 18:13 WITA

Kunjungi Kabaena, Bupati Bombana Pastikan Aset Daerah Tertib dan Infrastruktur Tepat Sasaran

Tuesday, 9 December 2025 - 11:17 WITA

Bupati Bombana Pimpin Upacara Hakordia dan Serahkan Bantuan Pangan

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA