BOMBANA,Rakyatnews.id – Pemerintah pusat kembali mengingatkan pentingnya peran sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Pesan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal (Purn.) Prof. Drs. Muhammad Tito Karnavian, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah secara virtual,Betempat di aula kantor Bupati Bombana pada Senin (7/7/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA melalui Zoom Meeting ini diikuti seluruh pemerintah daerah se-Indonesia, termasuk Kabupaten Bombana. Dari Bombana, hadir Penjabat Sekretaris Daerah Ir. Syahrun, ST, M.P.W.K, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, serta jajaran OPD teknis terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Mendagri Tito menekankan bahwa ketergantungan terhadap dana APBN untuk membiayai pertumbuhan ekonomi harus mulai dikurangi. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif menciptakan iklim investasi yang sehat dan terbuka.
“Saya menghimbau agar jangan terlalu bergantung pada APBN. Pertumbuhan ekonomi sejatinya ditopang oleh sektor swasta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” kata Tito dalam sambungan Zoom.
Rakor ini juga menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.Si., yang memaparkan strategi menjaga pertumbuhan ekonomi dan mengulas sejauh mana peran pemerintah daerah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah—salah satu inisiatif nasional untuk penyediaan perumahan rakyat sekaligus stimulus sektor konstruksi.
Pemerintah daerah, termasuk Bombana, diharapkan dapat merespons arahan tersebut dengan menyesuaikan kebijakan dan program kerja agar lebih berpihak pada dunia usaha, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menjaga daya beli dan mengendalikan laju inflasi di tingkat lokal.
Penulis : Egy
Editor : Redaksi Rakyatnews.id















