KTNA dan PERHIPTANI Bombana Dikukuhkan, Bupati Dorong Sinergi Majukan Pertanian dan Perikanan

- Penulis

Monday, 2 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi mengukuhkan kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) periode 2025–2030. Acara ini berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Jumat (30/5/2025), dan menjadi bagian penting dari agenda 100 hari kerja Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Ahmad Yani, M.Si.

Sedikitnya 90 anggota dari dua organisasi yang berperan strategis di sektor pertanian dan perikanan itu resmi dikukuhkan langsung oleh Bupati Bombana. Dalam prosesi tersebut, Ir. Burhanuddin juga memimpin pengambilan sumpah jabatan para pengurus.

Turut hadir dalam acara ini Ibu Bupati Bombana serta Ketua Badan Musyawarah Rakyat dan Pemerintahan (BMRP) Provinsi Sulawesi Tenggara, memperkuat kesan kebersamaan dan dukungan lintas pihak terhadap penguatan sektor pertanian dan perikanan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan KTNA dan PERHIPTANI merupakan langkah strategis pemerintah daerah yang terintegrasi dengan kebijakan nasional.

“Pembentukan kepengurusan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja kami, yang juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan global,” kata Burhanuddin.

Ia menekankan bahwa keberadaan KTNA dan PERHIPTANI tidak hanya penting sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dan pemerintah daerah dalam memajukan sektor agrikultur.

“Saya berharap agar Bombana mampu memiliki daya saing berbasis agrotkulturalisasi. Daerah ini harus bisa memaksimalkan potensi sumber daya alam, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kerja kolaboratif antar semua pelaku di lapangan. Ia menyebutkan bahwa penyuluh, petani, dan nelayan harus bisa bersinergi agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya mengimbau kepada para penyuluh pertanian, KTNA, dan PERHIPTANI agar dapat saling bekerja sama, turun langsung ke lapangan, dan bersama-sama mendorong kemajuan sumber daya alam. Keberhasilan pembangunan daerah sangat tergantung pada bagaimana kita semua bisa bekerja secara kolaboratif,” tambahnya.

Acara pengukuhan ini juga menjadi momentum penguatan solidaritas para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan. Pemerintah Kabupaten Bombana memandang dua sektor ini sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi daerah yang akan terus diperkuat lewat program-program inovatif, pelatihan, serta pendampingan berkelanjutan.

Sementara itu, beberapa perwakilan pengurus KTNA dan PERHIPTANI menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh visi Bupati dalam membangun pertanian dan perikanan yang modern dan berkelanjutan.

“Kami siap bersinergi dan mendukung program pemerintah daerah. Penguatan kapasitas petani dan nelayan akan menjadi prioritas kami ke depan,” ujar salah satu pengurus KTNA yang baru dikukuhkan.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, diharapkan KTNA dan PERHIPTANI dapat menjadi ujung tombak pembangunan pertanian dan perikanan yang lebih mandiri, produktif, dan inovatif. Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada peran strategis organisasi ini untuk menciptakan ketahanan pangan yang kuat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan di Kabupaten Bombana.

Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan dialog interaktif antara Bupati, pengurus KTNA dan PERHIPTANI, serta para penyuluh pertanian yang hadir. Momen ini menjadi simbol awal dari babak baru kerja kolektif membangun sektor agrikultur Bombana yang lebih tangguh.

Berita Terkait

Bupati Bombana Tanam Mangrove, Tegaskan Komitmen Lindungi Pesisir
Dedikasi Bidan dan DPPKB Bombana Berbuah Prestasi di Hari IBI
Identifikasi Lahan Plasma PT SSM, Tim Gabungan Turun ke Tiga Desa di Bombana BOMBANA – Tim gabungan dari Dinas Pertanian Bombana bersama BPN, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi lahan plasma PT. Sari Sultra Mandiri (SSM), Kamis (19/6/2025). Proses identifikasi dilakukan di tiga desa di Kecamatan Matausu, yaitu Desa Morengke, Lamuru, dan Wia-wia. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan legalisasi dan penataan lahan untuk program kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. “Kegiatan ini penting untuk memastikan lokasi plasma tidak menimbulkan konflik dan seluruh prosesnya dilakukan secara terbuka serta melibatkan warga,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bombana, M. Aewin, S.Hut., M.P. Tim lapangan terdiri dari perwakilan BPN Bombana Daud Panji Permana, Camat Matausu Rimbu, S.P., serta Kapolsek Lantari Jaya KP HP Tinaorima. Mereka juga didampingi aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat. Selain memetakan batas dan lokasi lahan, tim juga meninjau kondisi topografi, akses jalan, hingga kesesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang wilayah. Identifikasi dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kepemilikan dan memperkuat legalitas lahan plasma. “Tujuan utama kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Camat Matausu, Rimbu. Program plasma ini merupakan skema kemitraan yang memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan perkebunan yang idikelola perusahaan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Pemkab Bombana Ambil Bagian dalam Pawai Ta’aruf STQH Sultra 2025
Harapan baru Peternak Bombana .Rp 4,99 M untuk bibit ternak
Identifikasi Lokasi Plasma PT SSM Dimulai, Pemerintah dan Warga Libatkan Komunikasi Aktif
Disdukcapil dan BKPSDM Bombana Perpanjang Kerja Sama Data Kependudukan
GAUL Hadir di Poleang Selatan, Warga Antusias Sambut Pangan Murah Jelang Idul Adha
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 30 June 2025 - 18:43 WITA

Bupati Bombana Tanam Mangrove, Tegaskan Komitmen Lindungi Pesisir

Sunday, 22 June 2025 - 14:59 WITA

Dedikasi Bidan dan DPPKB Bombana Berbuah Prestasi di Hari IBI

Sunday, 22 June 2025 - 06:23 WITA

Identifikasi Lahan Plasma PT SSM, Tim Gabungan Turun ke Tiga Desa di Bombana BOMBANA – Tim gabungan dari Dinas Pertanian Bombana bersama BPN, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi lahan plasma PT. Sari Sultra Mandiri (SSM), Kamis (19/6/2025). Proses identifikasi dilakukan di tiga desa di Kecamatan Matausu, yaitu Desa Morengke, Lamuru, dan Wia-wia. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan legalisasi dan penataan lahan untuk program kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. “Kegiatan ini penting untuk memastikan lokasi plasma tidak menimbulkan konflik dan seluruh prosesnya dilakukan secara terbuka serta melibatkan warga,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bombana, M. Aewin, S.Hut., M.P. Tim lapangan terdiri dari perwakilan BPN Bombana Daud Panji Permana, Camat Matausu Rimbu, S.P., serta Kapolsek Lantari Jaya KP HP Tinaorima. Mereka juga didampingi aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat. Selain memetakan batas dan lokasi lahan, tim juga meninjau kondisi topografi, akses jalan, hingga kesesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang wilayah. Identifikasi dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kepemilikan dan memperkuat legalitas lahan plasma. “Tujuan utama kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Camat Matausu, Rimbu. Program plasma ini merupakan skema kemitraan yang memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan perkebunan yang idikelola perusahaan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Saturday, 21 June 2025 - 16:05 WITA

Pemkab Bombana Ambil Bagian dalam Pawai Ta’aruf STQH Sultra 2025

Friday, 20 June 2025 - 18:01 WITA

Harapan baru Peternak Bombana .Rp 4,99 M untuk bibit ternak

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA