BOMBANA , RakyatNews.id– Tim gabungan dari Dinas Pertanian Bombana bersama BPN, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi lahan plasma PT. Sari Sultra Mandiri (SSM), Kamis (19/6/2025).
Proses identifikasi dilakukan di tiga desa di Kecamatan Matausu, yaitu Desa Morengke, Lamuru, dan Wia-wia. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan legalisasi dan penataan lahan untuk program kemitraan antara perusahaan dan masyarakat.
“Kegiatan ini penting untuk memastikan lokasi plasma tidak menimbulkan konflik dan seluruh prosesnya dilakukan secara terbuka serta melibatkan warga,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bombana, M. Arwin, S.Hut., M.P.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim lapangan terdiri dari perwakilan BPN Bombana Daud Panji Permana, Camat Matausu Rimbu, S.P., serta Kapolsek Lantari Jaya KP HP Tinaorima. Mereka juga didampingi aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat.
Selain,camat mata usu yng juga merupakan antan kepaa bidang perkebunna Dinas Pertanian Kabuten Bombana .Rimbu .S,P, mengatakan bahwa pemetaan batas dan lokasi lahan, tim juga meninjau kondisi topografi, akses jalan, hingga kesesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang wilayah. Identifikasi dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kepemilikan dan memperkuat legalitas lahan plasma.
“Tujuan utama kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Camat Matausu, Rimbu.
lebih lanjt arwin sapaan akrab nya mengungkapkan bahwa Program plasma ini merupakan skema kemitraan yang memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan perkebunan yang dikelola perusahaan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
” pemerintah daerah dalam hal ini dinas pertanian bombana berharap dengan adanya kemitraan ini masyarakat dapat terlibat langsung dalam pengolahan perkebunana petani dan perusahaan dapat bekerja sma dengan baik sehingga kedepan nya perekonomian masyarakat dapat meningkat dan sejahtra ,”tutup Arwin kepala bidang Perkebunan Kabupaten Bombanan















