Bombana,RakyatNews.Id – Para peternak di Kabupaten Bombana kini punya alasan untuk optimis. Pemerintah daerah mengucurkan anggaran sebesar Rp4,99 miliar untuk pengadaan bibit ternak, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan menekan inflasi harga daging dan telur.
“Ini bukan sekadar bantuan, tapi harapan baru buat peternak kecil seperti kami,” kata Rasyid, ketua kelompok ternak ayam petelur di Bombana Barat, Kamis (tanggal sesuaikan).
Dinas Pertanian mencatat, dana dari APBD ini akan digunakan untuk pengadaan lima jenis ternak: ayam petelur (Rp2,49 miliar), sapi (Rp1,42 miliar), kambing (Rp638 juta), kerbau (Rp225 juta), dan itik petelur (Rp200 juta). Sebanyak 24 proposal dari kelompok ternak telah lolos proses verifikasi dan validasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap penerima akan menandatangani fakta integritas agar bantuan dikelola dengan serius,” kata Anton Weda, Kabid Peternakan Dinas Pertanian Bombana.
Anton menambahkan, pihaknya juga akan memberikan pendampingan dan layanan kesehatan hewan kepada penerima bantuan. Hal ini dilakukan agar program tidak sekadar jadi stimulan, tapi benar-benar mendorong kemandirian kelompok.
“Kami ingin mereka tetap berjalan meski bantuan selesai. Itu yang utama,” ujarnya.
Bagi warga seperti Rasyid, yang sempat kehilangan ternak akibat wabah penyakit tahun lalu, program ini jadi titik balik.
“Kalau bukan karena ini, usaha saya mungkin sudah tutup,” katanya.
Proses pengadaan kini memasuki tahap finalisasi dokumen dan akan segera dilanjutkan ke distribusi















