Dedikasi Bidan dan DPPKB Bombana Berbuah Prestasi di Hari IBI

- Penulis

Sunday, 22 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bombana,RakyatNews.id 22 Juni 2025

Peringatan Hari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tahun ini menjadi momen manis bagi Kabupaten Bombana. Lewat semangat kolaborasi dan kerja keras di lapangan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bombana berhasil mencatatkan diri sebagai peringkat pertama dalam pelayanan KB gratis se-Sulawesi Tenggara.

Tak tanggung-tanggung, capaian Bombana bahkan menembus angka 307,35 persen dari target yang ditetapkan. Layanan kontrasepsi gratis ini tersebar di sejumlah kecamatan, melibatkan tenaga kesehatan dan bidan yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik angka yang mencengangkan itu, ada wajah-wajah yang bekerja dalam senyap—bidan desa, penyuluh KB, dan petugas lapangan yang tanpa lelah menyambangi warga dari rumah ke rumah, memberikan edukasi, hingga memastikan pelayanan diterima dengan baik.

“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras semua pihak. Terima kasih kepada bidan-bidan hebat kami yang tak kenal lelah. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujar Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si, dengan nada haru.

Azis menekankan, kegiatan ini bukan semata mengejar angka, tetapi bagian dari komitmen untuk menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, dan terencana. Ia menyebut keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa program Bangga Kencana berjalan efektif di Bombana—bahkan di tengah berbagai keterbatasan.

Selain memberikan layanan kontrasepsi secara cuma-cuma, momen ini juga menjadi ruang edukasi. Warga diberi pemahaman tentang pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, dan bagaimana merencanakan masa depan anak-anak mereka.

Tak sedikit warga yang merasa terbantu. “Kami bersyukur ada layanan gratis seperti ini. Petugas datang langsung, menjelaskan dengan sabar, dan memberi pilihan terbaik untuk kami,” kata Nur Aini, seorang ibu dua anak di Kecamatan Poleang.

Kegiatan ini juga menjadi refleksi penting di Hari IBI—sebuah pengingat bahwa profesi bidan bukan hanya tentang membantu persalinan, tetapi tentang menjaga masa depan keluarga sejak dari perencanaan.

Dengan pencapaian ini, DPPKB Bombana bertekad terus memperluas layanan dan menjadikan daerahnya sebagai contoh pelaksanaan program KB yang humanis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penulis : egy

Editor : ed

Berita Terkait

Bupati Bombana Tanam Mangrove, Tegaskan Komitmen Lindungi Pesisir
Identifikasi Lahan Plasma PT SSM, Tim Gabungan Turun ke Tiga Desa di Bombana BOMBANA – Tim gabungan dari Dinas Pertanian Bombana bersama BPN, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi lahan plasma PT. Sari Sultra Mandiri (SSM), Kamis (19/6/2025). Proses identifikasi dilakukan di tiga desa di Kecamatan Matausu, yaitu Desa Morengke, Lamuru, dan Wia-wia. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan legalisasi dan penataan lahan untuk program kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. “Kegiatan ini penting untuk memastikan lokasi plasma tidak menimbulkan konflik dan seluruh prosesnya dilakukan secara terbuka serta melibatkan warga,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bombana, M. Aewin, S.Hut., M.P. Tim lapangan terdiri dari perwakilan BPN Bombana Daud Panji Permana, Camat Matausu Rimbu, S.P., serta Kapolsek Lantari Jaya KP HP Tinaorima. Mereka juga didampingi aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat. Selain memetakan batas dan lokasi lahan, tim juga meninjau kondisi topografi, akses jalan, hingga kesesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang wilayah. Identifikasi dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kepemilikan dan memperkuat legalitas lahan plasma. “Tujuan utama kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Camat Matausu, Rimbu. Program plasma ini merupakan skema kemitraan yang memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan perkebunan yang idikelola perusahaan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Pemkab Bombana Ambil Bagian dalam Pawai Ta’aruf STQH Sultra 2025
Harapan baru Peternak Bombana .Rp 4,99 M untuk bibit ternak
Identifikasi Lokasi Plasma PT SSM Dimulai, Pemerintah dan Warga Libatkan Komunikasi Aktif
Disdukcapil dan BKPSDM Bombana Perpanjang Kerja Sama Data Kependudukan
GAUL Hadir di Poleang Selatan, Warga Antusias Sambut Pangan Murah Jelang Idul Adha
Pelatihan Juleha Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih di Bombana
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 30 June 2025 - 18:43 WITA

Bupati Bombana Tanam Mangrove, Tegaskan Komitmen Lindungi Pesisir

Sunday, 22 June 2025 - 14:59 WITA

Dedikasi Bidan dan DPPKB Bombana Berbuah Prestasi di Hari IBI

Sunday, 22 June 2025 - 06:23 WITA

Identifikasi Lahan Plasma PT SSM, Tim Gabungan Turun ke Tiga Desa di Bombana BOMBANA – Tim gabungan dari Dinas Pertanian Bombana bersama BPN, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi lahan plasma PT. Sari Sultra Mandiri (SSM), Kamis (19/6/2025). Proses identifikasi dilakukan di tiga desa di Kecamatan Matausu, yaitu Desa Morengke, Lamuru, dan Wia-wia. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan legalisasi dan penataan lahan untuk program kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. “Kegiatan ini penting untuk memastikan lokasi plasma tidak menimbulkan konflik dan seluruh prosesnya dilakukan secara terbuka serta melibatkan warga,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bombana, M. Aewin, S.Hut., M.P. Tim lapangan terdiri dari perwakilan BPN Bombana Daud Panji Permana, Camat Matausu Rimbu, S.P., serta Kapolsek Lantari Jaya KP HP Tinaorima. Mereka juga didampingi aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat. Selain memetakan batas dan lokasi lahan, tim juga meninjau kondisi topografi, akses jalan, hingga kesesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang wilayah. Identifikasi dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kepemilikan dan memperkuat legalitas lahan plasma. “Tujuan utama kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Camat Matausu, Rimbu. Program plasma ini merupakan skema kemitraan yang memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan perkebunan yang idikelola perusahaan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Saturday, 21 June 2025 - 16:05 WITA

Pemkab Bombana Ambil Bagian dalam Pawai Ta’aruf STQH Sultra 2025

Friday, 20 June 2025 - 18:01 WITA

Harapan baru Peternak Bombana .Rp 4,99 M untuk bibit ternak

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA