Bupati Bombana Paparkan Capaian 100 Hari Kerja di Hadapan Warga

- Penulis

Monday, 2 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bombana, rakyatnews.id – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar acara Ekspose 100 Hari Kerja Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Ahmad Yani, M.Si pada Jumat (30/5/2025) di Alun-alun Kota Rumbia. Dalam ekspose ini, Bupati Burhanuddin menyampaikan pencapaian program-program prioritas selama hampir tiga bulan masa kepemimpinannya, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dan transparansi dalam membangun daerah.

“Ini bukan sekadar capaian saya dan Pak Ahmad Yani, tapi hasil dari kerja bersama seluruh tim yang mengabdi untuk Wonua Bombana,” ujar Burhanuddin di hadapan ribuan warga yang hadir.

Acara ini menjadi ajang pelaporan publik atas 23 program kerja yang telah dijalankan, yang dikelompokkan dalam enam pilar pembangunan. Pilar-pilar tersebut meliputi tata kelola wilayah dan infrastruktur berbasis pelayanan publik, penguatan ekonomi rakyat dan UMKM, pelayanan dasar dan kesejahteraan sosial, pelestarian budaya dan nilai Qur’ani, kemandirian pangan, serta transformasi digital dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Burhanuddin, seluruh program dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat serta mempercepat pembangunan daerah secara merata. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan peran aktif masyarakat.

“Kami sangat berharap masyarakat dapat turut mengawasi dan memberikan masukan, terutama jika menemukan layanan publik yang belum optimal,” katanya.

Salah satu sorotan utama dalam ekspose ini adalah peluncuran dua program unggulan, yaitu Pusat Bantuan Hukum dan Program Bersih Wonua Bombana. Pusat Bantuan Hukum dihadirkan untuk memberikan akses pendampingan hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang kurang mampu.

Sementara Program Bersih Wonua Bombana digagas untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Burhanuddin menyampaikan harapannya agar program ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kota, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

“Kami ingin menciptakan ruang hidup yang bersih, indah, dan sehat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Burhanuddin juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program strategis yang telah dicanangkan oleh kepemimpinan sebelumnya, sembari tetap menjalankan program-program baru yang telah disusun bersama timnya.

“Saya menghormati kerja keras Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya. Kita tidak mulai dari nol, tapi melanjutkan dengan semangat baru. Dalam 100 hari ke depan, kami pastikan program-program prioritas akan terus berjalan dan memberikan dampak nyata,” ujar Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat itu.

Ekspose yang dikemas secara terbuka ini disambut antusias oleh masyarakat. Selain menjadi ruang akuntabilitas, kegiatan ini juga menjadi refleksi awal atas janji politik yang mulai diwujudkan.

Sebagai penutup, Burhanuddin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan membangun Bombana secara bersama-sama.

“Wonua Bombana ini milik kita semua. Mari kita rawat, kita bangun, dan kita jaga dengan hati,” tutupnya.

Berita Terkait

Bupati Bombana Tanam Mangrove, Tegaskan Komitmen Lindungi Pesisir
Dedikasi Bidan dan DPPKB Bombana Berbuah Prestasi di Hari IBI
Identifikasi Lahan Plasma PT SSM, Tim Gabungan Turun ke Tiga Desa di Bombana BOMBANA – Tim gabungan dari Dinas Pertanian Bombana bersama BPN, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi lahan plasma PT. Sari Sultra Mandiri (SSM), Kamis (19/6/2025). Proses identifikasi dilakukan di tiga desa di Kecamatan Matausu, yaitu Desa Morengke, Lamuru, dan Wia-wia. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan legalisasi dan penataan lahan untuk program kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. “Kegiatan ini penting untuk memastikan lokasi plasma tidak menimbulkan konflik dan seluruh prosesnya dilakukan secara terbuka serta melibatkan warga,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bombana, M. Aewin, S.Hut., M.P. Tim lapangan terdiri dari perwakilan BPN Bombana Daud Panji Permana, Camat Matausu Rimbu, S.P., serta Kapolsek Lantari Jaya KP HP Tinaorima. Mereka juga didampingi aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat. Selain memetakan batas dan lokasi lahan, tim juga meninjau kondisi topografi, akses jalan, hingga kesesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang wilayah. Identifikasi dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kepemilikan dan memperkuat legalitas lahan plasma. “Tujuan utama kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Camat Matausu, Rimbu. Program plasma ini merupakan skema kemitraan yang memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan perkebunan yang idikelola perusahaan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Pemkab Bombana Ambil Bagian dalam Pawai Ta’aruf STQH Sultra 2025
Harapan baru Peternak Bombana .Rp 4,99 M untuk bibit ternak
Identifikasi Lokasi Plasma PT SSM Dimulai, Pemerintah dan Warga Libatkan Komunikasi Aktif
Disdukcapil dan BKPSDM Bombana Perpanjang Kerja Sama Data Kependudukan
GAUL Hadir di Poleang Selatan, Warga Antusias Sambut Pangan Murah Jelang Idul Adha
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 30 June 2025 - 18:43 WITA

Bupati Bombana Tanam Mangrove, Tegaskan Komitmen Lindungi Pesisir

Sunday, 22 June 2025 - 14:59 WITA

Dedikasi Bidan dan DPPKB Bombana Berbuah Prestasi di Hari IBI

Sunday, 22 June 2025 - 06:23 WITA

Identifikasi Lahan Plasma PT SSM, Tim Gabungan Turun ke Tiga Desa di Bombana BOMBANA – Tim gabungan dari Dinas Pertanian Bombana bersama BPN, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi lahan plasma PT. Sari Sultra Mandiri (SSM), Kamis (19/6/2025). Proses identifikasi dilakukan di tiga desa di Kecamatan Matausu, yaitu Desa Morengke, Lamuru, dan Wia-wia. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan legalisasi dan penataan lahan untuk program kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. “Kegiatan ini penting untuk memastikan lokasi plasma tidak menimbulkan konflik dan seluruh prosesnya dilakukan secara terbuka serta melibatkan warga,” kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bombana, M. Aewin, S.Hut., M.P. Tim lapangan terdiri dari perwakilan BPN Bombana Daud Panji Permana, Camat Matausu Rimbu, S.P., serta Kapolsek Lantari Jaya KP HP Tinaorima. Mereka juga didampingi aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat setempat. Selain memetakan batas dan lokasi lahan, tim juga meninjau kondisi topografi, akses jalan, hingga kesesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang wilayah. Identifikasi dilakukan untuk mencegah tumpang tindih kepemilikan dan memperkuat legalitas lahan plasma. “Tujuan utama kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” ujar Camat Matausu, Rimbu. Program plasma ini merupakan skema kemitraan yang memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan perkebunan yang idikelola perusahaan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Saturday, 21 June 2025 - 16:05 WITA

Pemkab Bombana Ambil Bagian dalam Pawai Ta’aruf STQH Sultra 2025

Friday, 20 June 2025 - 18:01 WITA

Harapan baru Peternak Bombana .Rp 4,99 M untuk bibit ternak

Berita Terbaru

Dinas lingkungan hidup

PT Almhariq Buka Suara Soal Longsor Kabaena, Tegaskan Faktor Alam Dominan

Sunday, 12 Apr 2026 - 10:29 WITA